Nasional

Korlantas Prioritaskan Edukasi dan Humanis dalam Operasi Patuh 2026

Bagikan:
Petugas polisi lalu lintas mengedukasi pengguna jalan selama operasi

Korlantas Polri menyatakan Operasi Patuh 2026 akan mengedepankan pendekatan humanis, preventif, dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Pendekatan humanis dan tujuan operasi

Menurut Korlantas, operasi kali ini tidak hanya fokus pada penindakan. Pendekatan persuasif dan edukasi menjadi strategi utama untuk membangun budaya tertib di jalan. Dengan cara ini, diharapkan kepatuhan pengguna jalan meningkat tanpa mengabaikan prinsip keadilan.

"Prinsip kegiatan kita adalah mengutamakan humanis, preventif, edukasi. Tetapi pada pelanggaran-pelanggaran tertentu kami juga harus tegas,"

— Irjen Pol Agus Suryonugroho, 6 Juni 2026.

Penindakan terhadap pelanggaran berisiko

Meskipun menekankan edukasi, Korlantas menegaskan penegakan hukum tetap dijalankan untuk pelanggaran yang berpotensi menyebabkan fatalitas kecelakaan. Prioritas penindakan ditujukan pada pelanggaran yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Irjen Agus menyebut beberapa jenis pelanggaran yang mendapat perhatian khusus selama operasi berlangsung. Pelanggaran ini dianggap langsung mengancam nyawa dan keselamatan di jalan.

  • Melawan arus
  • Tidak memakai helm
  • Menggunakan handphone saat berkendara
  • Pelanggaran lain yang membahayakan keselamatan

"Salah satu contohnya adalah melawan arus, tidak memakai helm, menggunakan handphone saat berkendara. Termasuk pelanggaran lainnya yang membahayakan keselamatan,"

— Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Pelaksanaan dan harapan

Selama pelaksanaan, unit Polisi Lalu Lintas akan lebih sering melakukan kegiatan edukatif kepada pengguna jalan. Pendekatan persuasif dimaksudkan agar pesan keselamatan lebih mudah diterima dan diikuti masyarakat.

Korlantas berharap kombinasi edukasi dan penindakan terukur dapat meningkatkan disiplin berkendara. Dengan kepatuhan yang lebih baik, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas diharapkan turun.

Operasi ini menegaskan bahwa tujuan utama bukan semata pemberian sanksi, melainkan pembentukan norma tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di masyarakat.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait