Menteri PU: Lima Lokasi Sekolah Rakyat Tahap II Terdepan
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan lima lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II mencatat progres tertinggi per 4 Juni 2026 dan masuk kategori zona hijau. Pernyataan ini disampaikan saat media briefing di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Juni 2026.
Progres per lokasi
Berdasarkan data Kementerian PUPR, rata-rata progres nasional untuk Sekolah Rakyat Tahap II mencapai 71,13%. Namun, lima lokasi berikut memimpin capaian pembangunan.
| Lokasi | Provinsi | Progres (%) |
|---|---|---|
| Kota Semarang | Jawa Tengah | 86,58 |
| Kabupaten Sragen | Jawa Tengah | 86,09 |
| Kota Bengkulu | Bengkulu | 85,77 |
| Kota Medan | Sumatera Utara | 85,69 |
| Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) | Sulawesi Selatan | 84,83 |
Kelima lokasi tersebut termasuk dalam 12 proyek yang telah menembus progres di atas 80%.
Pengawalan, kendala, dan solusi
Pemerintah menegaskan pengawalan intensif terus dilakukan untuk mendorong percepatan pekerjaan. Koordinasi lintas pihak juga diperkuat untuk mengatasi hambatan di lapangan.
“Kami hampir setiap hari berkolaborasi dengan Danantara. Jika ada kesulitan finansial atau kendala lainnya di lapangan, kami bantu carikan solusinya agar pekerjaan tidak tersendat,”
— Dody Hanggodo menyampaikan hal ini saat briefing untuk menjelaskan langkah penanganan kendala penyedia jasa.
Langkah konkret yang ditempuh meliputi:
- Koordinasi intensif antara Kementerian, penyedia jasa, dan pihak daerah.
- Dukungan pendanaan dan solusi cepat untuk masalah finansial.
- Penambahan tenaga kerja dan supervisi harian di lokasi kritis.
“Jadi semua penyedia jasa sepertinya memang sedang optimis. Semua sedang berlari kencang untuk kejar 20 juni bisa selesai,”
Target akhir dan dampak
Pemerintah menargetkan fasilitas Sekolah Rakyat Tahap II dapat dimanfaatkan pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Untuk mewujudkan target itu, pengendalian proyek dilakukan setiap hari.
“Kita memang bekerja dalam waktu yang sangat pendek. Karena itu pengendalian dilakukan setiap hari untuk memastikan progres tetap berjalan sesuai target,”
Dengan rata-rata progres 71,13%, fokus selanjutnya adalah mempercepat sisa pekerjaan di 93 lokasi proyek agar seluruh fasilitas siap digunakan tepat waktu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenperin Buka Ruang Gen Z untuk Kembangkan Industri Batik
Kemenperin ajak Gen Z berperan dalam pengembangan industri batik melalui desain, teknologi, dan pemasaran di...
Tokoh Konghucu Budi Tanuwibowo Masuk Wantimpres
Budi Tanuwibowo dilantik jadi anggota Wantimpres; ia terharu karena komunitas Konghucu yang minoritas mendap...
MenPPPA Pastikan Penanganan Perundungan Anak di Tangsel
MenPPPA Arifah Fauzi pastikan penanganan dugaan perundungan anak di Tangerang Selatan prioritaskan keamanan,...
Komdigi Minta Operator Ubah Paket Non-Rollover
Komdigi minta operator segera ubah paket non-rollover agar sisa kuota dilindungi secara ekonomi, bukan hanya...
Komdigi: Notifikasi Tak Cukup Lindungi Sisa Kuota Internet
Komdigi menilai notifikasi belum cukup untuk melindungi sisa kuota internet; beberapa operator masih mengand...
DJKI Perkuat Merek Kolektif untuk Perluas Akses Pasar Regional
DJKI mendorong pemanfaatan merek kolektif lewat ASEAN-HKC untuk memperluas akses pasar regional; tercatat 87...