Polres Labuhanbatu Ungkap 81 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Toba
RANTAUPRAPAT – Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya dan Sat Res Narkoba di bawah Kasat Narkoba AKP Hardiyanto menunjukkan hasil signifikan dalam pemberantasan peredaran narkotika. Pernyataan itu disampaikan Roni Afrizal SE, mantan Ketua PWI Labuhanbatu, Senin (8/6) di Rantauprapat.
Kinerja operasi dan angka penindakan
Roni memuji komitmen dan keseriusan jajaran Polres dalam upaya pemberantasan narkoba. Ia merujuk pada hasil Operasi Antik Toba tahun 2026 yang berlangsung selama 21 hari, sejak 13 Mei hingga 2 Juni.
Dalam operasi tersebut, Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap 81 kasus dan mengamankan 91 tersangka. Menurut Roni, seluruh tersangka yang ditangkap adalah pengedar, bukan sekadar pengguna.
"Jika dilihat dari jumlah barang bukti yang diamankan dari 91 orang tersangka ... dari tangan setiap tersangka disita lebih dari satu gram sabu dan juga ada timbangan elektrik, maka mereka itu bukan sekadar korban atau pengguna narkoba, tetapi merupakan para pengedar yang selama ini meresahkan masyarakat,"
Penindakan merata hingga pelosok
Roni menambahkan bahwa penindakan dilakukan secara menyeluruh di titik-titik yang dianggap rawan. Lokasi operasi tidak hanya pusat kota, tetapi juga menyasar pelosok desa dan daerah pesisir.
Langkah ini, menurutnya, semakin mempersempit ruang gerak para pengedar yang kerap memanfaatkan wilayah terpencil sebagai tempat aman untuk bertransaksi.
Peran masyarakat dan tantangan ke depan
Meski penindakan berlangsung tegas, Roni mengakui ancaman peredaran narkoba tidak akan hilang sepenuhnya. Selalu ada pihak yang mencoba memanfaatkan celah untuk mengedarkan barang terlarang.
"Itu pasti. Pasti akan ada yang tetap nekat curi-curi kesempatan untuk mengedarkan. Disitulah perlunya kerjasama dari masyarakat untuk memberi informasi. Karena memberantas narkoba bukan hanya tugas kepolisian semata, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pihak,"
Roni menyatakan keyakinannya bahwa setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti oleh Polres Labuhanbatu.
Dengan hasil operasi yang memaparkan jumlah kasus dan tersangka serta bukti yang menunjukkan aktivitas pengedaran, upaya penegakan hukum dinilai berjalan intensif. Ke depan, kolaborasi aparat dan warga diharapkan semakin diperkuat untuk menekan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polisi Tapanuli Tengah Tangkap Pelaku Curanmor Saat Akan Jual Motor
Satreskrim Polres Tapanuli Tengah menangkap AS (20) yang diduga hendak menjual motor curian, setelah motor H...
Polrestabes Medan Tangkap Mahasiswa Pengedar Vape Getar
Polrestabes Medan menangkap mahasiswa MZ (21) dan menyita 488 bungkus Vape Getar merek Squid Game setelah me...
Sekda Medan Wiriya Pensiun 1 Agustus 2026, Erfin Muncul sebagai Kandidat Plt
Sekda Medan Wiriya Alrahman purna tugas 1 Agustus 2026; nama Kepala Inspektorat Erfin Fahrurrazi muncul seba...
DPRD Medan Kritik Pendataan Bantuan, Warga Medan Deli Banyak Belum Tercatat
Anggota DPRD Medan mengkritik pendataan bantuan sosial yang membuat banyak warga Medan Deli belum terdata, d...
Dugaan Pungli P3-TGAI di Mandailing Natal Rp840 Juta
Dugaan pungli mewarnai P3-TGAI Mandailing Natal: Rp60 juta per kelompok hingga total sekitar Rp840 juta dari...
DPRD Medan Gelar Reses di Marelan, Tampung Keluhan Infrastruktur
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini menggelar reses di Marelan, 25-26 Juli 2025, menampung keluhan soal jal...