OMNI POS Hadirkan Offline Mode, Jaga Transaksi Kasir Tanpa Internet
OMNI POS meluncurkan fitur offline mode yang memungkinkan operasi kasir tetap berjalan saat koneksi internet terganggu. Fitur ini dirancang untuk menjaga kelancaran transaksi di outlet F&B dan ritel, sehingga antrean dan proses penjualan tidak terhambat pada jam sibuk.
Fitur utama offline mode
Dengan offline mode, kasir masih dapat memproses pesanan dan mencetak struk langsung dari perangkat. Sistem menyimpan transaksi secara lokal dan melakukan sinkronisasi otomatis ke pusat data ketika koneksi kembali normal.
- Memproses transaksi hingga mencetak struk.
- Menghitung diskon dan promo sesuai pengaturan sistem.
- Nomor transaksi acak namun dengan sequence number berurutan untuk memudahkan pelacakan.
- Menyimpan transaksi di perangkat dan sinkronisasi otomatis setelah koneksi pulih.
Batasan metode pembayaran
Meskipun banyak fungsi kasir yang tetap aktif, metode pembayaran yang membutuhkan koneksi internet tidak dapat dipakai saat offline. Contoh yang disebutkan adalah pembayaran melalui QRIS. Outlet disarankan menyiapkan alternatif pembayaran yang bisa diproses tanpa koneksi.
Integrasi, manajemen, dan keamanan
Selain fitur offline, OMNI POS menawarkan manajemen stok terpusat dan integrasi dengan layanan pesan antar. Sistem juga mendukung program loyalti lewat Stamps CRM. Untuk aspek keamanan, OMNI menyatakan sistem mengacu pada standar ISO 27001.
Informasi lebih lengkap mengenai aplikasi kasir OMNI POS dan produk terkait tersedia di getomni.id.
Dampak bagi pelaku usaha
Fitur offline ini ditujukan untuk meminimalkan gangguan operasional saat jaringan bermasalah, khususnya pada periode dengan aktivitas penjualan tinggi. OMNI POS digunakan oleh berbagai skala bisnis, mulai dari jaringan outlet luas hingga usaha yang baru membuka satu outlet, sehingga fitur ini membantu menjaga kelangsungan layanan pelanggan.
Dengan adanya kemampuan memproses transaksi tanpa internet, gangguan jaringan tidak harus menghambat seluruh proses penjualan; data akan tersinkronisasi kembali saat koneksi tersedia.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...