OLIV Ganti Pengendali, Ekspansi ke Drone dan Kendaraan Listrik
PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV) resmi mengubah pengendali dan susunan manajemen, sekaligus mengumumkan rencana ekspansi ke bisnis drone, kendaraan listrik, dan e-commerce. Keputusan diambil pada Rapat Umum Pemegang Saham yang berlangsung pada 12 Juni 2026, dengan tujuan memperkuat fondasi dan membuka peluang pertumbuhan baru.
Perubahan kepemilikan dan struktur manajemen
Pemegang saham menyetujui perubahan struktur kepemilikan. PT Olive Power Invest kini menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 61,91%. Sisanya masih dimiliki oleh publik.
Rapat juga menyetujui susunan Direksi dan Dewan Komisaris baru. Susunan inti manajemen tercatat sebagai berikut:
- Direktur Utama: Alvien Febryan
- Direktur: Wang Xiao Xuan
- Direktur: Jayden Lee
- Komisaris Utama: Melvin Julian
- Komisaris: Qiu Shao Hua
Dengan susunan baru tersebut, pengendalian Perseroan tercatat berada pada Alvien Febryan dan Jayden Lee.
Rencana ekspansi ke sektor teknologi
Manajemen menyatakan akan mengembangkan lini usaha di beberapa sektor teknologi dan ekonomi digital. Fokus awal meliputi drone, kendaraan listrik, dan platform e-commerce. Langkah ini dinilai strategis untuk menangkap peluang di pasar yang dinamis.
"Kami melihat adanya peluang besar pada sektor teknologi dan ekonomi digital. Karena itu, Perseroan akan mulai mengembangkan lini usaha baru di bidang drone, kendaraan listrik, serta e-commerce,"
Alvien mengatakan perubahan ini bukan sekadar pergantian struktur organisasi. Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan.
Dampak dan prospek transformasi
Manuver perubahan pengendali dan fokus bisnis baru diproyeksikan mempercepat transformasi OLIV. Langkah ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing Perseroan di sektor-sektor yang memiliki prospek pertumbuhan tinggi.
Ke depan, Perseroan diperkirakan akan melakukan penyesuaian operasional dan investasi untuk mendukung lini usaha baru. Namun, rincian implementasi, seperti jadwal investasi dan target pasar, belum diumumkan secara publik.
Dengan posisi pemegang saham mayoritas yang baru dan jajaran pengurus yang direstrukturisasi, OLIV memasuki fase transisi bisnis yang lebih agresif untuk menangkap peluang di industri masa depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Emas Antam Naik Rp18.000, Harga 1 Gram Rp2.695.000 (18 Agustus 2026)
Emas Antam menguat Rp18.000 pada 18 Agustus 2026; harga 1 gram kini Rp2.695.000. Cek rincian harga per ukura...
Rupiah Dibuka Melemah, Terdorong Kekhawatiran Perang di Timur Tengah
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.846 per dolar AS, terdorong kekhawatiran eskalasi konflik Timur Tengah dan ken...
IHSG Dibuka Naik 0,95%: Investor Waspadai Geopolitik Timur Tengah
IHSG dibuka menguat 0,95% ke 6.462,58 pada 18 Agustus 2026; investor awasi risiko geopolitik Timur Tengah da...
IHSG Diproyeksi Menguat Didukung Sentimen Domestik dan Global
IHSG diperkirakan menguat pada 18 Agustus 2026, didukung sentimen domestik dari RAPBN dan harga komoditas, n...
PLN Amankan Kelistrikan Upacara HUT ke-81 dengan Sistem Lima Lapis
PLN menyiagakan sistem pengamanan kelistrikan lima lapis dan ratusan personel untuk mengamankan Upacara HUT...
KAI Perbarui Situs kai.id, Dikunjungi 49,4 Juta Pengunjung
KAI meluncurkan tampilan baru situs kai.id pada 17 Agustus 2026; situs telah dikunjungi 49,4 juta pengunjung...