DPRD Soroti Pelantikan 69 Pejabat: Jangan Sekadar Bagi-bagi Jabatan
Sekretaris Komisi I DPRD Medan, Syaiful Ramadhan, menyoroti pelantikan 69 pejabat di lingkungan Pemko Medan oleh Wali Kota Medan Rico Waas pada Jumat (19/6). Ia mengingatkan bahwa mutasi dan promosi jabatan harus berorientasi pada peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik, bukan sekadar pembagian posisi.
Tuntutan kompetensi dan tanggung jawab
Syaiful menekankan pejabat yang diberi amanah harus memiliki kompetensi dan memahami tugas pokok serta fungsi jabatannya. Selain itu, pejabat juga perlu menguasai wilayah kerja yang menjadi tanggung jawabnya agar dapat merespons masalah masyarakat secara efektif.
"Pelantikan jabatan jangan sekadar menjadi agenda seremonial atau bagi-bagi jabatan. Pastikan pejabat yang diberikan amanah benar-benar mengerti tugasnya, memahami wilayah kerjanya, dan mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kota Medan," kata Syaiful.
Keluhan publik: pekerjaan rumah Pemko
Menurut Syaiful, masyarakat belum merasakan perubahan signifikan baik dari sisi pembangunan fisik maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Medan. Ia menyebutkan sejumlah keluhan klasik yang masih mengganggu keseharian warga.
- Genangan air saat hujan di banyak titik
- Tingginya angka kriminalitas
- Pelayanan publik yang belum optimal
- Parkir yang semrawut
- Layanan kesehatan di beberapa puskesmas dinilai belum memuaskan
Fakta tersebut menurutnya menandai masih banyaknya pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh Pemko Medan.
LPj dan SiLPA: indikator penyerapan anggaran
Syaiful juga menyinggung Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Wali Kota Medan Tahun Anggaran 2025 yang mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sekitar Rp500 miliar. Ia menilai angka tersebut menunjukkan pelaksanaan program dan penyerapan anggaran belum optimal.
"Dengan SiLPA yang mencapai kurang lebih Rp500 miliar, menurut hemat kami hal itu menunjukkan masih banyak program yang belum terlaksana secara optimal. Ini menjadi evaluasi penting agar kinerja Pemko Medan ke depan tidak berjalan di tempat," ujar Syaiful.
Harapan kinerja nyata
Syaiful mendesak pejabat yang baru dilantik untuk bekerja profesional dan menampilkan kinerja yang nyata dan terukur. Ia menegaskan jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
"Kami berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan baik, memiliki target yang jelas, dan mampu membantu Wali Kota Medan dalam menyelesaikan berbagai persoalan kota," tegasnya.
Kesimpulannya, pelantikan massal perlu diikuti dengan perencanaan kinerja, target yang jelas, dan evaluasi anggaran agar perubahan yang dijanjikan benar-benar dirasakan warga Medan dalam kehidupan sehari-hari.
Berita Terkait
BAZNAS Labura Salurkan Bantuan Rp1,25 Juta untuk Mualaf
BAZNAS Labura menyalurkan bantuan Rp1,25 juta dan buku tuntunan shalat untuk mualaf Gomgom Andika pada 19 Ju...
55 Peserta Lolos Seleksi Administrasi KPID Sumut 2026–2029
Tim Seleksi KPID Sumut umumkan 55 calon lulus administrasi; uji kompetensi CAT dijadwalkan 22 Juni 2026 di U...
Langkat Perpanjang Masa Transisi Pascabanjir 6 Bulan
Bupati Syah Afandin perpanjang masa transisi pascabencana banjir Langkat enam bulan, berlaku 25 Juni–25 Dese...
Unimed Latih Kader PKK Medan Estate Bikin Es Krim Buah
Unimed melatih 40 kader PKK Medan Estate membuat es krim buah dan memberi peralatan untuk mendorong kewiraus...
Komisi Informasi Sosialisasikan Keterbukaan di Dayah Babul Maghfirah
Komisi Informasi Aceh sosialisasikan keterbukaan informasi publik di Dayah Babul Maghfirah untuk memperkuat...
Ketua PKK Aceh Dukung IWPG Gelar Pendidikan Perdamaian
Ketua TP PKK Aceh mendukung IWPG menggelar pendidikan perdamaian di Aceh dan mengusulkan pelibatan kader PKK...