Langsa Cairkan Bantuan Jadup Tahap II untuk 31.772 KK
Pemerintah Kota Langsa mulai menyalurkan Bantuan Jatah Hidup (Jadup) Tahap II bagi warga terdampak bencana. Penyaluran berlangsung sejak Sabtu, 20 Juni sampai Jumat, 10 Juli dan menyasar 31.772 kepala keluarga (KK) atau 89.232 jiwa.
Skema dan jumlah penerima
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana mengatakan penyaluran bantuan merupakan hasil koordinasi intensif antara Pemko Langsa dan pemerintah pusat. Awalnya kota mengusulkan 42.653 KK, namun setelah verifikasi oleh Badan Pusat Statistik, 31.772 KK dinyatakan memenuhi syarat.
Penyaluran Jadup diberikan per jiwa, sementara beberapa bantuan lain diberikan per kepala keluarga. Rincian dana disiapkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan hunian pascabencana.
| Jenis Bantuan | Besaran | Total Anggaran |
|---|---|---|
| Bantuan Jatah Hidup (Jadup) | Rp1.350.000 per jiwa | Rp120.463.200.000 |
| Bantuan Stimulan Ekonomi | Rp5.000.000 per KK | Rp158.860.000.000 |
| Bantuan Isi Hunian | Rp3.000.000 per KK | Rp95.316.000.000 |
Mekanisme penyaluran
Penyaluran dilakukan melalui undangan resmi yang akan dibagikan oleh perangkat gampong mulai Jumat, 19 Juni. Masyarakat diminta hadir sesuai jadwal agar proses berjalan tertib dan lancar.
- Periksa undangan yang dibagikan perangkat gampong.
- Hadir sesuai tanggal dan waktu pada undangan.
- Jika belum menerima undangan, tunggu pengumuman tahap berikutnya.
Penanganan bagi yang belum terakomodasi
Wali Kota menegaskan warga yang belum masuk daftar penerima tahap II tidak perlu khawatir. Nama-nama tersebut akan diajukan kembali ke pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan pada tahap III.
"Kami akan mengajukan kembali masyarakat yang belum terakomodasi pada tahap berikutnya agar seluruh warga yang memenuhi syarat dapat menerima bantuan,"
Jeffry Sentana juga mengingatkan agar bantuan digunakan secara bijaksana untuk kebutuhan produktif dan manfaat jangka panjang bagi keluarga.
"Gunakan bantuan ini untuk sesuatu yang dapat menambah nilai dan manfaat. Hindari membeli barang-barang yang bersifat konsumtif yang nantinya justru menjadi mubazir,"
Apresiasi dan ajakan
Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Presiden dan jajaran pemerintah pusat serta instansi terkait yang mendukung percepatan penanganan masyarakat terdampak. Ia mengajak seluruh warga untuk bangkit dan bersama membangun kembali Kota Langsa.
"Mari masyarakat Kota Langsa semua, bangkit dari keterpurukan yang lalu pascabencana menuju Langsa Juara,"
Pemerintah Kota meminta masyarakat selalu mengikuti informasi resmi dari perangkat gampong dan dinas terkait agar bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...
Kemendagri Dinilai Lemah soal Pergeseran Anggaran Rp503 Miliar Deliserdang
Klaim Kemendagri soal pergeseran anggaran Rp503 miliar Deliserdang disorot, disertai kabar keluarga tersangk...
BKSDA Aceh: Pembabatan Sawit di Trumon Masuk Kawasan Konservasi
BKSDA Aceh menyatakan pembabatan sawit di Trumon berada dalam Suaka Margasatwa Rawa Singkil; warga dan PeTA...
BPJN Aceh Rampungkan Rekonstruksi Jalan Kedai Runding–Paya Laba
BPJN Aceh menyelesaikan rekonstruksi ruas Kedai Runding–Paya Laba sepanjang sekitar 3 km untuk memperlancar...