Benny Sinomba Turun Jabatan: Dari Kepala Dinas Jadi Staf Pemprov
MEDAN — Benny Sinomba, kerabat dekat Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, resmi mengalami perubahan status dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Medan menjadi pegawai biasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut. Perubahan ini tercatat efektif sejak 1 Agustus 2026 dan menimbulkan sejumlah pertanyaan publik terkait penempatan dan alasan mutasi.
Perpindahan dan status baru
Kepala Badan Kepegawaian (Bapeg) Sumut, Chusnul Fanani Sitorus, membenarkan perubahan status tersebut. Menurut Chusnul, saat ini Benny sudah bertugas di lingkungan Pemprov sejak Agustus 2026 dengan posisi sebagai staf.
"Saat ini Pak Benny Sinomba sudah bertugas di instansi Pemprov Sumut mulai dari bulan Agustus 2026 dengan posisi staf."
Penegasan itu disampaikan Chusnul pada Jumat, 21 Agustus 2026. Namun hingga kini belum ada detail resmi mengenai unit kerja atau tugas spesifik yang akan dijalankan Benny di Pemprov.
Keterangan resmi yang minim
Meski perubahan status dikonfirmasi, penempatan organisasi perangkat daerah (OPD) dan uraian tugas untuk Benny belum diumumkan. Ketidakjelasan ini memicu spekulasi sekaligus keingintahuan publik di Sumut.
Permintaan keterangan lebih lanjut kepada pihak berwenang belum membuahkan jawaban konkret. Publik masih menunggu informasi resmi tentang mekanisme adminstratif yang dipakai dan dasar mutasi itu.
Dampak birokrasi dan implikasi
Perpindahan dari jabatan struktural ke posisi staf bukan perubahan sepele. Penghapusan jabatan eselon biasanya berarti berkurangnya kewenangan, fasilitas, dan tanggung jawab yang melekat pada posisi sebelumnya.
Publik mempertanyakan mengapa seseorang yang memiliki kedekatan keluarga dengan kepala daerah mengalami downgrade jabatan. Pertanyaan itu memunculkan spekulasi apakah proses ini murni rotasi ASN atau ada faktor lain yang belum dijelaskan.
Apa yang berikutnya?
Sampai ada keterangan resmi dari Pemprov Sumut maupun Pemko Medan, posisi Benny masih tercatat sebagai staf tanpa kepastian unit kerja. Pengumuman lebih rinci diharapkan untuk meredam spekulasi dan memberi kepastian administrasi bagi yang bersangkutan.
Publik dan pengamat birokrasi akan terus memantau perkembangan, terutama jika ada penjelasan resmi terkait dasar mutasi dan penempatan organisasi yang baru.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
DPRD Medan Serahkan Pemandangan Umum atas Ranperda APBD 2027
Wali Kota Rico Waas hadiri Paripurna DPRD Medan saat fraksi-fraksi memberi catatan dan meminta penjelasan Ra...
Kelangkaan BBM dan Antrean Panjang di Riau hingga Padanglawas
Pitra Romadoni soroti antrean panjang dan kelangkaan BBM dari Riau hingga Padanglawas, mendesak evaluasi dis...
Polres Langsa Tangkap Pelaku Pencurian ECU Daihatsu Grand Max
SS (39) ditangkap di Langsa terkait pencurian ECU Daihatsu Grand Max di sembilan lokasi; polisi mengamankan...
Proyek Strategis Padanglawas Terancam Molor, Beberapa Belum Rampung
Beberapa proyek strategis Padanglawas diperkirakan tidak selesai sesuai kontrak 2026; banyak paket baru menc...
Kapolres Binjai dan Langkat Beri Kejutan HUT TNI ke-81
Kapolres Binjai dan Kapolres Langkat mengunjungi Kodim dan batalyon untuk memberi kejutan dan memperkuat sin...
Bupati Muharram Pimpin Rapat OPD Aceh Besar untuk Perkuat Koordinasi
Bupati Muharram Idris pimpin rapat OPD Aceh Besar pada 5 Oktober 2026 untuk perkuat koordinasi, evaluasi pro...