Sumut Pastikan Stok dan Distribusi Minyakita Aman
Medan, Selasa (19/5) — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan stok dan distribusi Minyakita aman serta harga mulai menunjukkan tren stabil. Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Sumut usai memperkuat pengawasan dan percepatan penyaluran.
Stok dan harga saat ini
Menurut Dedi Jaminsyah Putra Harahap, saat ini stok Minyakita di gudang Bulog Sumut mencapai 100.000 liter. Harga suplai dari Bulog ke seluruh wilayah Sumut ditetapkan pada Rp14.500 per liter, sehingga pasokan di tingkat awal dipastikan terjangkau.
Koordinasi lintas lembaga
Pemprov telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi berjalan cepat dan tepat sasaran. Pihak terkait yang dilibatkan antara lain:
- Satgas Pangan Polda Sumut
- Biro Perekonomian Setdaprov Sumut
- Perum Bulog Kanwil Sumut
- ID Food (PT Rajawali Nusindo)
- Produsen dan distributor Minyakita
Koordinasi ini bertujuan mengantisipasi potensi kelangkaan dan lonjakan harga di pasar lokal.
Percepatan distribusi sampai kepulauan
Pemprov menyoroti wilayah kepulauan seperti Nias dan Gunungsitoli yang selama ini menghadapi kendala biaya dan logistik. Untuk itu, penyaluran difokuskan agar stok benar-benar sampai ke pasar-pasar pantauan dan daerah terpencil.
Dukungan BUMD juga disiapkan untuk memperkuat jalur distribusi ke daerah sulit demi mencegah penumpukan stok di satu titik.
Kewajiban produsen dan pengawasan
Produsen diwajibkan memasok 35% produksi ke BUMN pangan dan menyalurkan 65% sisanya ke pasar sesuai kebutuhan masyarakat. Bulog dan ID Food diminta menyusun jadwal distribusi agar stok tidak menumpuk di wilayah tertentu.
Selain itu, pengawasan terhadap praktik distribusi dan penjualan yang melanggar aturan akan diperkuat. Pemprov ingin memastikan pasokan yang tercatat dalam data benar-benar terealisasi ke masyarakat.
Kata pejabat
"Pemerintah berkomitmen untuk selalu hadir dan mengambil langkah cepat dalam mendukung pendistribusian serta percepatan penyaluran Minyakita untuk bantuan pangan,"
Dedi menambahkan bahwa perputaran stok harus terus berjalan sehingga ketersediaan dirasakan langsung masyarakat dan harga lebih terkontrol.
Implikasi dan langkah ke depan
Dengan sinkronisasi data antara jumlah Minyakita yang masuk ke Bulog dan realisasi distribusi, Pemprov berharap kelangkaan dapat dihindari. Penguatan pengawasan dan dukungan operasional ditargetkan menjaga stabilitas pasokan dan harga dalam beberapa pekan mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...
Kemendagri Dinilai Lemah soal Pergeseran Anggaran Rp503 Miliar Deliserdang
Klaim Kemendagri soal pergeseran anggaran Rp503 miliar Deliserdang disorot, disertai kabar keluarga tersangk...
BKSDA Aceh: Pembabatan Sawit di Trumon Masuk Kawasan Konservasi
BKSDA Aceh menyatakan pembabatan sawit di Trumon berada dalam Suaka Margasatwa Rawa Singkil; warga dan PeTA...