MHT Award 2026: Hadiah Rp255 Juta untuk Jurnalisme Berkualitas
MHT Award 2026 menawarkan total hadiah Rp255 juta untuk pemenang tujuh kategori utama dan dua kategori khusus. Pendaftaran tujuh kategori utama ditutup 1 Juni 2026, sedangkan dua kategori khusus masih menerima peserta hingga 31 Juli 2026. Penyerahan penghargaan dijadwalkan pada Agustus 2026 di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta.
Rincian hadiah dan kategori
Panitia mengalokasikan Rp150 juta untuk pemenang dan nominee pada tujuh kategori utama. Selain itu, disediakan Rp30 juta dan Rp75 juta untuk dua kategori khusus. Jumlah total hadiah mencapai Rp255 juta.
Kategori yang ditutup pada 1 Juni 2026 meliputi:
- Tajuk Rencana
- Produk Jurnalistik Teks
- Foto
- Radio
- TV Terestrial
- TV Streaming
- Infografis
Dua kategori khusus masih membuka pendaftaran hingga 31 Juli 2026.
Dukungan dan tujuan penyelenggaraan
Acara Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT) ke-52 mendapat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik), serta Bank Jakarta. Dukungan ini diharapkan memperkuat kualitas karya jurnalistik lokal.
Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfotik Pemprov DKI Jakarta, M. Shendy Adam, menekankan peran jurnalisme profesional.
“Saya berharap Anugerah Jurnalistik MH Thamrin ini menjadi motivasi bagi rekan-rekan jurnalis untuk terus menghasilkan karya terbaik. Di tengah era post-truth seperti sekarang, keberadaan karya jurnalistik ibarat oase yang tidak bisa digantikan informasi instan yang marak beredar.”
Kategori khusus dan literasi keuangan
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, berharap kategori khusus meningkatkan edukasi masyarakat, khususnya soal literasi keuangan.
“Melalui karya jurnalistik yang akurat dan berimbang, diharapkan semangat edukasi yang diusung melalui kategori khusus ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan tingkat pemahaman terhadap literasi keuangan kepada masyarakat.”
Harapan PWI dan konteks lima abad Jakarta
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya, Kesit Budi Handoyo, mengapresiasi sinergi penyelenggaraan dan berharap ajang ini menghasilkan karya berkualitas yang merekam perjalanan Jakarta.
“Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap dedikasi para jurnalis yang terus bekerja menghasilkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.”
Panitia mengangkat tema Jurnalisme untuk Jakarta: "Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan", sejalan dengan persiapan peringatan lima abad Jakarta pada 2027. Penyelenggara berharap karya peserta tidak hanya informatif, tetapi juga bernilai dokumentasi sejarah.
Jadwal penting
- Penutupan pendaftaran tujuh kategori utama: 1 Juni 2026
- Penutupan pendaftaran dua kategori khusus: 31 Juli 2026
- Pengumuman dan penyerahan penghargaan: Agustus 2026, Balai Kota Pemprov DKI Jakarta
Dengan hadiah besar dan dukungan institusi, MHT Award 2026 diharapkan mendorong jurnalisme yang lebih kuat, akurat, dan berwawasan historis bagi Jakarta yang akan memasuki usia lima abad.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenkeu Pastikan Pembiayaan Awal DDMF Tak Gunakan APBN
Kemenkeu memastikan modal awal DDMF tidak menggunakan APBN; instrumen ini akan biayai proyek strategis lewat...
UKWR RRI 2026: Jurnalis RRI Jakarta Harap Lulus dengan Nilai Memuaskan
Peserta UKWR RRI di Jakarta berharap lulus kompeten; ujian 19-20 Agustus 2026 diikuti 71 peserta.
Wamendikdasmen Tekankan Motivasi dan Pendampingan PJJ di Gorontalo
Wamendikdasmen tinjau PJJ di SMAN 1 Gorontalo, menekankan motivasi, pendampingan keluarga, dan pertemuan lur...
RRI Siapkan Jurnalis Hadapi Migrasi Audiens lewat UKWR ke-54
RRI gelar UKWR ke-54 (19-20 Agustus 2026) untuk meningkatkan kompetensi jurnalis dan menanggapi migrasi audi...
Wamendikdasmen Tinjau PJJ di Gorontalo: Pastikan Anak Tetap Belajar
Wamendikdasmen tinjau PJJ di Gorontalo untuk memastikan anak ATS mendapat pendampingan, motivasi, dan layana...
Gempa M7,7 Guncang NTT: Empat Pasar Rusak dan Rantai Pasok Terganggu
Gempa M7,7 di NTT pada 15 Agustus 2026 merusak empat pasar, termasuk Pasar Inpres Ruteng, dan mengganggu ran...