Nasional

Menag Ajak Jadikan Waisak 2570 Momentum Jaga Perdamaian Dunia

Bagikan:
Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan pesan tentang Waisak 2570 dan perdamaian dunia

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha memaknai Hari Tri Suci Waisak 2570 sebagai momentum menyebarkan kebajikan, mempererat persaudaraan, dan menjaga perdamaian dunia. Pernyataan itu disampaikan saat ia memberi pesan kepada wartawan, Minggu, 31 Mei 2026.

Tema Waisak 2026 dan relevansi global

Menag menilai tema Waisak 2026, Dharma Menjaga Perdamaian Dunia, sangat relevan dengan situasi internasional saat ini. Ia menyoroti berbagai konflik dan tantangan kemanusiaan yang masih terjadi di banyak wilayah.

Menurutnya, tema tersebut bukan sekadar tema seremonial. Tema ini mengingatkan pentingnya peran nilai-nilai spiritual dalam meredam konflik dan memupuk kerja sama antarbangsa.

Dharma sebagai pedoman hidup

Nasaruddin mengajak umat memahami Dharma lebih luas. Bagi Menag, Dharma bukan hanya ajaran agama, melainkan pedoman moral yang membimbing tingkah laku sehari-hari.

Dharma bukan sekadar ajaran. Melainkan pelita kehidupan yang menuntun manusia untuk tetap teguh dalam nilai-nilai kebenaran, moralitas, kebijaksanaan serta di tengah dinamika zaman

Ia menekankan bahwa nilai kebenaran, moralitas, dan kebijaksanaan harus menjadi fondasi pribadi. Dari sana akan tumbuh semangat menjaga perdamaian yang bermula dari hati tiap individu.

Peran pemerintah dan tanggung jawab konstitusional

Selain ajakan spiritual, Menag juga menegaskan peran negara dalam menjamin kebebasan beribadah. Pemerintah wajib memastikan setiap warga dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khidmat.

Saya memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan setiap warga negara dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan penuh khidmat

Ia menyambung bahwa merawat harmoni antarumat beragama merupakan tanggung jawab bersama sebagai sesama anak bangsa.

Pada saat yang sama, merawat harmoni adalah tanggung jawab kita bersama sebagai sesama anak bangsa

Nilai universal dan harapan ke depan

Menag menyebut ajaran Buddha selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan universal. Menurutnya, cinta kasih harus terus menjadi landasan dalam menjaga persatuan dan kerukunan.

Kebijaksanaan yang diajarkan dalam Buddha selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan universal yang menjadi fondasi kehidupan bersama. Cinta kasih harus terus menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa

Menag berharap Waisak menjadi ruang refleksi kolektif untuk memelihara kerukunan dan memperkuat persatuan bangsa ke depan.

Selamat Hari Tri Suci Waisak 2570 Tahun Buddhis. Semoga semua makhluk hidup berbahagia

Catatan: Pesan Menag menggarisbawahi upaya yang menyatukan nilai agama dan tanggung jawab negara dalam menjaga perdamaian dan kebersamaan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait