Megawati ke Blitar: DPC Siapkan Ribuan Bendera dan Peresmian Istana
Blitar — Menjelang kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada 14-15 Juni 2026, DPC PDI Perjuangan Kota Blitar menggenjot persiapan penyambutan. Ribuan bendera partai, bendera Merah Putih, serta umbul-umbul dipasang di ruas jalan utama yang akan dilalui rombongan.
Agenda kunjungan
Kunjungan dua hari itu memuat dua agenda utama: ziarah ke Makam Bung Karno pada 14 Juni dan peresmian renovasi Istana Gebang pada 15 Juni 2026. Ziarah dijadwalkan berlangsung pukul 14.00–16.00 WIB, sedangkan peresmian direncanakan pada pukul 11.00 WIB dan dilanjutkan sarasehan dengan ribuan peserta.
Persiapan teknis dan dekorasi
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira, mengatakan seluruh jajaran partai telah bergerak menyiapkan kebutuhan teknis agar rangkaian kegiatan berjalan lancar. Di lapangan, tenda-tenda mulai berdiri dan kader memasang ornamen penyambutan di titik strategis.
DPC menyiapkan sekitar 1.000 bendera partai dan 200 umbul-umbul, yang dipadukan dengan bendera Merah Putih. Ornamen dipasang sepanjang Jalan Insinyur Soekarno, kawasan perbatasan Kota-Kabupaten Blitar, serta pada jalur yang bakal dilintasi rombongan.
"Alhamdulillah tanggal 14 dan 15 Juni Ibu Megawati Soekarnoputri berkunjung ke Blitar. Pada 14 Juni 2026 pukul 14.00 sampai 16.00 WIB agenda beliau adalah berziarah ke Makam Bung Karno,"
"Insya Allah peresmian dilaksanakan pukul 11.00 WIB dan dihadiri sekitar 5.000 undangan. Untuk itu kami mohon doa restu seluruh masyarakat agar kunjungan Ibu Megawati ke Blitar berjalan lancar, aman, dan sukses sesuai harapan bersama,"
Jumlah undangan dan jalannya peresmian
Pihak panitia menyampaikan peresmian renovasi Istana Gebang akan dihadiri sekitar 5.000 undangan. Acara peresmian akan diikuti sarasehan yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan masyarakat, dengan harapan dapat menjadi momen edukasi dan kebangsaan.
Makna historis dan harapan bagi kawasan
Blitar menyimpan jejak penting Bung Karno sebagai lokasi peristirahatan terakhir sekaligus tempat masa kecilnya. Dengan selesainya renovasi, kawasan Istana Gebang diharapkan tidak hanya menjadi situs sejarah tetapi berkembang sebagai ruang edukasi bagi generasi muda.
Panitia berharap perbaikan fasilitas dan penataan kawasan dapat memperkuat fungsi Istana Gebang sebagai pusat pembelajaran tentang pemikiran, perjuangan, dan nilai kebangsaan Bung Karno. Persiapan penyambutan yang rapi dimaksudkan sebagai penghormatan sekaligus bentuk kepedulian terhadap warisan sejarah bangsa.
Seiring pemasangan ornamen dan finalisasi teknis, masyarakat diminta turut menjaga ketertiban saat kunjungan berlangsung agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan tertib.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRD Jember Minta TAPD Buka Data Dasar Pinjaman Rp786 Miliar
DPRD Jember minta TAPD buka data dasar pinjaman Rp786 miliar dan klarifikasi target PAD 2027 sebelum memutus...
SVLK di Banyuwangi: Sonny Dorong Pelaku Kayu Pahami Legalitas
Sonny T. Danaparamita dorong pelaku usaha kayu di Banyuwangi memahami SVLK untuk menjamin legalitas bahan ba...
Bimtek SVLK di Banyuwangi: Dorong Legalitas dan Kelestarian Hutan
Anggota DPR Sonny Danaparamita dorong KTH, industri, dan UMKM kayu di Banyuwangi memahami SVLK untuk legalit...
Wakil Ketua DPRD Jember Tolak Pinjaman Rp786 M untuk 2027
Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai pinjaman Rp786 miliar tidak perlu; PAD, dana transfer pusat, dan SiL...
Bupati Kediri Merampingkan OPD untuk Efisiensi dan Selesaikan Jabatan Plt
Bupati Kediri merampingkan OPD lewat Raperda perubahan untuk efisiensi, menuntaskan jabatan Plt, dan menyesu...
DPRD Malang Dorong Angkot Jadi Feeder Resmi Trans Jatim
Ketua DPRD Malang mendorong angkot jadi feeder resmi Trans Jatim agar layanan menjangkau permukiman dan menj...