Medan Genjot Ekspor: Wali Kota Dorong UMKM dan Percepatan Belawan
MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Waas, menegaskan komitmennya mempercepat transformasi ekonomi kota agar tidak sekadar menjadi pasar penonton. Pernyataan itu disampaikan saat menerima audiensi Kementerian Keuangan Perwakilan Sumatera Utara di rumah dinas Wali Kota, Kamis (4/6). Pertemuan menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat pengawasan cukai, mendongkrak kelas UMKM agar menembus pasar global, dan mempercepat transformasi Kawasan Belawan sebagai pusat logistik.
Target ekspor dan peran UMKM
Rico menilai posisi geografis Medan sebagai hub perekonomian harus dimanfaatkan secara agresif. Ia menekankan pentingnya ekosistem perdagangan yang sehat dan sinergi lintas instansi agar produk lokal bisa bersaing di pasar internasional.
Dalam pertemuan itu disepakati program-program pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas UMKM, termasuk pendampingan untuk akses pasar dan perbaikan kualitas produk. Langkah ini diharapkan mendorong kenaikan volume dan nilai ekspor dari pelaku usaha lokal.
Tantangan kemasan dan solusi bersama
Salah satu hambatan yang diidentifikasi adalah masalah kemasan. Menurut Wali Kota, banyak produk lokal berkualitas kalah bersaing di rak-rak modern karena packaging kurang menarik akibat tingginya biaya produksi.
"Medan harus mampu menyiapkan berbagai produk yang dibutuhkan pasar luar daerah maupun luar negeri. Kita harus genjot aktivitas ekspor untuk memperkuat ekonomi daerah. Kualitas produk kita seperti teri Medan atau sumpia itu juara. Tapi sering kali jeblok di packaging karena biayanya tinggi. Ini yang harus kita cari solusinya bersama agar produk lokal tampil menarik dan punya value tinggi di pasar luar,"
Untuk itu, Kemenkeu dan Pemko sepakat mengintervensi lewat kolaborasi program yang menargetkan perbaikan desain, proses produksi, dan subsidi teknologi kemasan bagi UMKM unggulan.
Belawan: pintu logistik dan lapangan kerja
Selain urusan UMKM, fokus lain pertemuan adalah percepatan pembenahan infrastruktur Kawasan Belawan. Rico mendesak perbaikan akses jalan utama dan fasilitas pendukung pelabuhan untuk memperlancar logistik.
Memperbaiki Belawan menurut Wali Kota sama dengan membuka keran investasi, memperlancar arus barang, dan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga Medan.
Respons Kementerian Keuangan
Kepala Perwakilan Kemenkeu Sumut, Rudy Rahmaddi, menyatakan kesiapan mendukung visi Pemko Medan secara menyeluruh. Kemenkeu akan fokus pada penguatan sektor makro, dukungan untuk pelabuhan Belawan, serta program pemberdayaan UMKM binaan yang telah berhasil menembus pasar internasional.
Kesepakatan dan tindak lanjut
Salah satu hasil pertemuan adalah formulasi langkah kolaboratif berikut:
- Penguatan pengawasan cukai dan kebijakan fiskal yang mendukung ekspor;
- Program percepatan peningkatan kualitas kemasan dan akses pasar untuk UMKM;
- Peningkatan infrastruktur dan akses jalan utama Kawasan Belawan.
Pertemuan dihadiri pimpinan OPD terkait dari Pemko Medan, termasuk Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah. Implementasi kesepakatan ini akan dipantau bersama untuk memastikan hasil yang konkret bagi peningkatan ekspor dan lapangan kerja di Kota Medan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Beasiswa Martabe 2026: PT Agincourt Salurkan Rp5,29 Miliar
PT Agincourt Resources salurkan Beasiswa Martabe 2026 kepada 341 pelajar/mahasiswa Tapanuli Selatan dengan t...
AMPI Binjai Gelar Safari Dakwah Subuh Kolaborasi dengan Pemko
G-SDS AMPI Kota Binjai bersama Pemko menggelar Safari Dakwah Subuh di Masjid Al-Fatih (26/7/2026) untuk mema...
Pojok PBB dan Samsat Keliling di CFD Medan, Diskon Pajak Hingga 75%
Bapenda Medan hadirkan Pojok PBB dan Samsat Keliling di CFD 26 Juli, tawarkan potongan PBB hingga 75% dan di...
Bupati Ajak Raja Luat Bersama Wujudkan Padang Lawas Maju
Bupati Putra Mahkota ajak 16 raja luat bersinergi wujudkan Padang Lawas Maju melalui silaturahim dan penyera...
Polsek Hutaimbaru Gelar Dialog 'Kopi Kamtibmas' Pererat Sinergi Keamanan
Polsek Hutaimbaru menggelar forum dialog Kopi Kamtibmas pada 24/7 untuk pererat sinergi keamanan, lawan nark...
17 Camat Mangkir, Pembahasan P-APBD Deliserdang Terhenti
Pembahasan LPP APBD 2025 di DPRD Deliserdang tertunda setelah 17 dari 22 Camat tidak hadir dalam rapat Bangg...