Maxim Gelar 'English Brain Game' di Medan, Puluhan Pelajar Ikut
Maxim bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan menggelar Maxim Quiz: English Brain Game pada Rabu (3/6) di SMK Negeri 8 Medan. Acara ini merupakan kompetisi cerdas cermat antar pelajar SMA/SMK sederajat yang digelar untuk mengasah kemampuan akademik dan bahasa Inggris.
Apa dan siapa yang terlibat
Kompetisi diikuti oleh puluhan siswa-siswi dari berbagai sekolah menengah di Medan. Para peserta ditantang menjawab beragam soal pengetahuan umum dan bahasa Inggris dengan cepat dan tepat. Kegiatan disusun agar mampu melatih keterampilan berpikir kritis, memperluas wawasan, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berkompetisi.
Tujuan kegiatan
Head of Subdivision Maxim Medan, Erick Elfrada Sinurat, menyatakan kompetisi ini dimaksudkan sebagai wadah edukatif bagi pelajar. Kegiatan diharapkan memberi pengalaman belajar yang bermanfaat sekaligus memupuk mental berkompetisi.
Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat memperoleh pengalaman yang bermanfaat sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam berkompetisi. Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan meraih prestasi yang lebih baik.
— Erick Elfrada Sinurat, Head of Subdivision Maxim Medan
Apresiasi dari pemerintah daerah
Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan mendukung penuh inisiatif ini. Edi, Staf Khusus perwakilan dinas, menilai kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah penting untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan secara lokal.
Tentunya kami menyambut baik penyelenggaraan kegiatan seperti ini sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kemampuan akademik peserta, melatih keberanian, serta daya saing siswa dalam menghadapi tantangan di masa depan.
— Edi, Staf Khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan
Program pendukung dan kegiatan tambahan
Selain kuis, acara juga menghadirkan sesi sosialisasi dan penyuluhan dari berbagai instansi untuk memberi pemahaman lebih luas kepada pelajar. Kegiatan pendukung meliputi:
- Sosialisasi keselamatan berkendara oleh Satlantas Polres Medan
- Pemaparan layanan dan keselamatan oleh Jasa Raharja
- Penyuluhan anti narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara
Rangkaian ini dirancang untuk menambah nilai edukatif di luar kontes akademis, sehingga peserta mendapat informasi praktis terkait keselamatan dan bahaya narkoba.
Prospek ke depan
Maxim menyatakan berencana memperluas penyelenggaraan kompetisi dan kegiatan edukatif serupa ke lebih banyak wilayah di Indonesia, termasuk kota lain di Sumatera Utara. Tujuannya adalah memberi lebih banyak kesempatan bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, keterampilan, dan semangat berprestasi.
Dengan kombinasi kompetisi akademik dan program sosialisasi, kegiatan seperti ini diharapkan mampu mendorong pembelajaran yang lebih holistik serta menyiapkan siswa menghadapi tantangan pendidikan dan sosial di masa depan.
Berita Terkait
Sumut dan RS Mata Cicendo Teken MoU Jejaring Pengampuan Mata
Gubernur Sumut teken MoU dengan RS Mata Cicendo untuk jejaring pengampuan mata, fokus pelatihan tenaga keseh...
Pencurian di Pasar Horas, Aksi Protes Solar, dan Kelangkaan Pupuk di Sumut
Tiga peristiwa di Sumut: pencurian toko emas di Pasar Horas, aksi protes dugaan penyelewengan solar di Medan...
Polres Labuhanbatu Sita 1,35 Kg Sabu dan 4,5 Kg Ganja
Polres Labuhanbatu amankan 1.354,48 gram sabu, 4.504 gram ganja, dan 91 tersangka selama Operasi Antik Toba...
Hakim Bebaskan Empat Terdakwa Kasus Pengalihan Aset PTPN II
Pengadilan Negeri Medan membebaskan empat terdakwa kasus pengalihan aset PTPN II; majelis menyatakan tidak c...
LLDikti Wilayah I Raih Rekor MURI lewat Seminar 10 Pohon Ilmu
LLDikti Wilayah I meraih Rekor MURI lewat Seminar Nasional 10 Pohon Ilmu (3/6) dengan sekitar 58.000 peserta...
Kejagung Tersangkakan 3 Eks Pimpinan BGN dalam Kasus Korupsi MBG
Kejaksaan Agung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN tersangka korupsi program MBG 2025-2026 terkait yayasan...