Musdi Fauzi Gelar Reses di Simeulue, Serap Aspirasi dan Tinjau Masjid Rusak
Anggota DPRA Fraksi PKB Dapil X, Musdi Fauzi, menggelar silaturahmi dan Reses II Tahun Anggaran 2026 di Desa Kota Batu, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Rabu (3/6). Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi warga, menyerahkan santunan anak yatim, dan meninjau kerusakan Masjid Riadul Jannah pascabencana.
Reses: Penyerapan Aspirasi Warga
Reses berlangsung hangat dan dihadiri antusias warga. Mereka mengajukan keluhan dan usulan yang berharap diperjuangkan di tingkat provinsi. Kegiatan memberi ruang bagi masyarakat menyampaikan kebutuhan riil di desa.
“Melalui kegiatan reses ini kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat. Semua usulan yang disampaikan akan kami tampung dan menjadi bahan perjuangan di DPRA sesuai dengan kewenangan serta kemampuan anggaran yang tersedia,” ujar Musdi.
Penyerahan Santunan dan Tinjauan Masjid
Selain menyerap aspirasi, Musdi menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim di Desa Kota Batu. Setelah sesi dialog, ia meninjau kondisi Masjid Riadul Jannah yang rusak akibat bencana beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan, Musdi melihat langsung bagian bangunan yang membutuhkan perbaikan. Ia menekankan pentingnya peran rumah ibadah bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat setempat.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Kami akan berupaya mencari solusi dan memperjuangkan kemungkinan bantuan untuk mendukung proses perbaikannya,” tambah Musdi.
Permintaan Dukungan untuk Petani, Nelayan, dan Budaya
Saat sesi dialog, sejumlah aspirasi teknis dan program disampaikan warga. Ketua Kelompok Tani Desa Kota Batu, Tamrin K, meminta dukungan sarana dan prasarana bagi kelompok tani, peternak, dan nelayan agar produktivitas meningkat.
“Perhatian dan dukungan terhadap kelompok tani, peternak, dan nelayan di Desa Kota Batu sangat kami harapkan, agar produktivitas dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” ujar Tamrin.
Aspirasi juga datang dari pelestarian seni. Perwakilan masyarakat, Mastia, mengusulkan pengadaan peralatan gambus untuk mendukung kegiatan kebudayaan Islami yang rutin dilaksanakan di desa.
“Kami berharap adanya bantuan peralatan gambus sebagai sarana penunjang kegiatan yang rutin dilaksanakan masyarakat,” harap Mastia.
Tindak Lanjut dan Harapan Warga
Musdi berjanji menampung seluruh usulan dan menyelaraskannya dengan kewenangan serta anggaran yang tersedia di DPRA. Ia juga menyebut akan menginventarisasi kebutuhan perbaikan masjid untuk mengupayakan solusi pendanaan.
Warga berharap hasil reses menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan mendatang agar kesejahteraan dan layanan publik di Desa Kota Batu meningkat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...