Lokal

Maulid Akbar Kuta Malaka: Santuni 70 Yatim, 2.000 Jamaah

Bagikan:
Jamaah mengikuti peringatan Maulid Akbar di Masjid Samahani, Kuta Malaka, Aceh Besar

KUTA MALAKA, Aceh Besar — Pemerintah Kecamatan Kuta Malaka bersama panitia dan masyarakat akan menggelar Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW pada Minggu, 8 November, di Masjid Samahani. Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan santunan kepada 70 anak yatim dan piatu dari seluruh gampong di kecamatan tersebut.

Rangkaian acara dan peserta

Acara dimulai dengan Shalat Zuhur berjamaah di Masjid Samahani. Setelah itu panitia menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan piatu. Kegiatan dilanjutkan dengan kenduri Maulid dan makan bersama sebagai wujud syukur dan silaturahmi.

Pihak penyelenggara memperkirakan kehadiran sekitar 2.000 jamaah, terdiri dari berbagai lapisan masyarakat dan unsur pemerintahan. Kehadiran diharapkan mampu memperkuat kebersamaan antargampong.

  • Tokoh Kabupaten Aceh Besar
  • Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam)
  • Instansi pemerintahan
  • Kepala sekolah dan keluarga besar sekolah-sekolah di kecamatan
  • Aparatur gampong, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat

Koordinasi penyelenggara

Plt. Camat Kuta Malaka, Fata Muhammad S.Pd.I MM, menyatakan persiapan telah dilakukan bersama panitia pelaksana dan unsur masjid. Koordinasi melibatkan Imam Masjid Samahani Tgk. Syibran Malasi dan Imeum Mukim Samahani Rusydi, serta pihak terkait lainnya.

Sumber dana dan tujuan sosial

Santunan berasal dari donatur dan dukungan gampong-gampong di wilayah Kecamatan Kuta Malaka. Dana ini disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu pemenuhan kebutuhan anak yatim dan piatu.

Penceramah dan kegiatan malam

Rangkaian tidak hanya berlangsung siang hari. Pada malam hari, setelah Ba'da Isya sekitar pukul 20.00 WIB, panitia menggelar Ceramah Maulid Akbar. Penceramah yang diundang adalah Tgk. H. Muniruddin M. Diah, atau dikenal sebagai Waled Kiran, pendiri Dayah Babul Ilmi Syafi'iyah Kiran di Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya.

Kehadiran penceramah diharapkan memberi tausiah keagamaan dan mendorong masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Pengamanan dan harapan

Untuk memastikan kelancaran acara, panitia telah berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat, termasuk Polsek Kuta Malaka dan Koramil. Langkah ini dimaksudkan agar seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib.

Penyelenggara berharap Maulid Akbar bukan sekadar ritual. Acara diharapkan menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait