MAN 3 Medan Angkat Drama Kolosal Sudirman di HUT RI ke-81
Medan — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan menyiapkan konsep berbeda untuk memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026. Sekolah itu mengganti rangkaian perlombaan hiburan dengan shalat Duha berjamaah setelah upacara bendera, lalu menampilkan drama kolosal tentang Panglima Jenderal Sudirman untuk menanamkan makna perjuangan.
Konsep perayaan: ibadah dan seni perjuangan
Kepala MAN 3 Medan, Dr. Burhanuddin Harahap, menyatakan pihak madrasah ingin memperdalam makna kemerdekaan, bukan sekadar hiburan semata. Langkah ini dimaksudkan untuk menumbuhkan nasionalisme dan penghargaan terhadap jasa pahlawan.
"Tidak ada lagi lomba seperti makan kerupuk, membawa kelereng dengan sendok, lari karung, atau futsal memakai sarung. Hal itu kurang memberikan pendidikan pada siswa, baiknya kita menyambut perjuangan pahlawan nasional untuk kemerdekaan bangsa ini dengan mengenang patriot mereka lewat sebuah drama."
Rangkaian kegiatan dan jadwal
Rangkaian kegiatan dimulai pada 13 Agustus 2026 dan berakhir pada puncak peringatan 17 Agustus 2026. Kegiatan mengombinasikan seni, religi, dan edukasi sejarah agar siswa aktif terlibat secara kreatif dan reflektif.
- 13 Agustus: lomba kebersihan kelas untuk tingkat X, XI, XII; aturan tanpa hiasan kertas krep atau gaba-gaba.
- 13 Agustus: lomba paduan suara lagu-lagu perjuangan.
- 14 Agustus: lomba olahan pisang oleh siswa kelas X.
- 15 Agustus: bazar makanan berbahan jagung oleh kelas XII.
- 13–15 Agustus: bazar berbasis pangan perjuangan, lomba shalawat, serta persiapan drama kolosal.
- 17 Agustus: upacara bendera, shalat Duha berjamaah, dan pertunjukan drama kolosal.
Drama kolosal dan partisipasi guru
Drama kolosal tentang Panglima Jenderal Sudirman menjadi inti perayaan. Selain melibatkan 13 rombongan belajar, para guru dan kepala madrasah juga berperan sebagai pemeran. Penilaian drama menitikberatkan kreativitas dalam menggambarkan kisah perjuangan melalui bentuk pertunjukan yang menarik.
"Bagaimana siswa mengubah kisah perjuangan Panglima Sudirman menjadi sebuah drama yang kreatif dan menarik, itu menjadi bagian dari penilaian," jelas Burhanuddin.
Tujuan dan harapan
Burhanuddin berharap seluruh rangkaian acara dapat membuat generasi muda lebih memahami pengorbanan pahlawan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekayaan alam untuk kepentingan rakyat, bukan penyalahgunaan.
"Semoga HUT RI ke-81 ini membuat Indonesia semakin baik. Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa dan harus dijaga agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, bukan disalahgunakan," kata Burhanuddin.
Dengan menawarkan format yang lebih reflektif dan edukatif, MAN 3 Medan berharap peringatan HUT RI ke-81 menjadi momentum menumbuhkan semangat kebangsaan, kreativitas, dan cinta tanah air bagi seluruh warga madrasah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Warga Laporkan Penyerobotan dan Pengrusakan Lahan di Paluta
Dua warga melapor ke Polres Padang Lawas Utara atas dugaan penyerobotan, penguasaan, dan pengrusakan lahan d...
Dirut PT BPJ Deny Reza Mundur Agustus 2026
Dirut PT Bhineka Perkasa Jaya Deny Reza mengundurkan diri dan akan lepas jabatan Agustus 2026 untuk fokus me...
Perbaikan Jalan Kampung Nangka–Kepala Sungai Selesai 450 m
Plt. Bupati Langkat meninjau perbaikan Jalan Kampung Nangka–Kepala Sungai tahap pertama sepanjang 450 meter;...
Langkat Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf lewat Sinergi Antarlembaga
Plt. Bupati Tiorita dan Kajari Asbach sepakati kerja sama antarlembaga untuk percepat legalitas dan sertifik...
Tanjungbalai Jadi Nominasi PAAREDI, Pantai Burung Diterima Tim Monitoring
Tim Monitoring TP PKK Sumut menilai Kelurahan Pantai Burung sebagai perwakilan PAAREDI Tanjungbalai pada HKG...
PC APRI Langkat Dilantik, Tiorita Tekankan Profesionalisme Penghulu
PC APRI Kabupaten Langkat resmi dilantik (12/8). Pemkab minta penghulu tingkatkan profesionalisme dan sinerg...