Malam Jumat Legi Bondowoso: PDI Perjuangan Rangkul Warga Lewat Sholawat
BONDOWOSO — Malam belum terlalu larut ketika DPC PDI Perjuangan Bondowoso menggelar Malam Jumat Legi pada Kamis, 2 Juli 2026. Kegiatan dimulai di aula partai dengan sholawatan dan khatmil Quran, dilanjutkan dialog publik, lalu berziarah ke makam Raden Bagus Asra. Tujuan acara ialah merawat nilai spiritual, menghormati sejarah daerah, dan membuka ruang aspirasi warga.
Rangkaian kegiatan
Acara dikomandoi Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, yang menyebut kegiatan itu sebagai rutinitas sejak kepengurusan baru terbentuk lima bulan lalu. Malam itu diisi berbagai aktivitas yang saling melengkapi.
- Sholawatan bersama Komunitas Sholawatan Nyang Arnyang.
- Khatmil Quran dan doa bersama di aula partai.
- Dialog terbuka antara pengurus partai dan warga.
- Ziarah dan tabur bunga di makam Raden Bagus Asra (Ki Ronggo).
"Kami mengadakan sholawatan, khatmil Quran, dialog bersama masyarakat, lalu berziarah ke makam Raden Bagus Asra. Ini sudah menjadi kegiatan rutin," ujar Sinung.
Suara warga dan pendidikan politik
Dialog yang digelar sengaja dibuat sederhana dan terbuka. Selain kader partai, hadir pula warga tanpa atribut politik yang menyampaikan keluhan dan kebutuhan di tingkat desa.
Warga diberi kesempatan mengangkat isu pelayanan publik, infrastruktur, dan kebutuhan pembangunan lingkungan. Menurut pengurus, masukan langsung itu menjadi bahan evaluasi untuk perencanaan kerja partai di daerah.
Makna ziarah dan memelihara ingatan kolektif
Ziarah ke makam Raden Bagus Asra menjadi puncak kegiatan. Tokoh yang juga dikenal sebagai Ki Ronggo ini diyakini menjadi salah satu perintis pemerintahan awal Kabupaten Bondowoso. Upacara tabur bunga dimaknai sebagai penghormatan terhadap jasa pendahulu.
Penyelenggara menekankan bahwa kombinasi ritual religius dan penghormatan sejarah membantu menjaga identitas budaya sekaligus menguatkan legitimasi sosial pertemuan antara partai dan masyarakat.
Penutup
Pada akhirnya, sholawat, khatmil Quran, dialog, dan ziarah menjadi tiga simpul yang saling menguatkan. Acara itu tidak hanya merawat tradisi spiritual, tetapi juga membangun ruang perjumpaan yang hangat dan membumi antara PDI Perjuangan dan warga Bondowoso.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Bondowoso: Putusan MK Perkuat Pilkada Langsung
PDI Perjuangan Bondowoso menyambut putusan MK yang mempertahankan pilkada langsung dan menilai langkah itu m...
Novita Hardini: Tata Kelola KEK Pariwisata Harus Lindungi Masyarakat
Novita Hardini minta tata kelola KEK Pariwisata diperbaiki agar tidak hanya mengejar investasi, tapi juga li...
Jatim Siapkan Perda Tata Niaga Telur untuk Stabilkan Harga
Komisi B DPRD Jatim menyusun Perda Tata Niaga Telur untuk melindungi peternak, atasi kelebihan pasokan, dan...
DPRD Bondowoso Soroti SILPA Rp145 Miliar Usai WTP ke-12
DPRD Bondowoso minta penjelasan SILPA Rp145 miliar, penyelesaian piutang Rp4 miliar, dan penataan aset pasca...
DPC PDI Perjuangan Madiun Matangkan Persiapan Musyawarah Ranting
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun mematangkan persiapan Musyawarah Ranting lewat rapat koordinasi untuk me...
Sekolah Rakyat Gresik: Pemkab Percepat Isi Kuota, SD Tersisa 30
Pemkab Gresik menggandeng LKSA untuk mengisi sisa 30 kuota SD Sekolah Rakyat sebelum tahun ajaran 15 Juli 20...