Novita Serahkan 2 Ambulans Gratis untuk Trenggalek
Trenggalek — Anggota DPR RI Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, menyerahkan dua unit ambulans gratis kepada relawan di Kabupaten Trenggalek pada Senin, 17 Agustus 2026. Penyerahan berlangsung di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Bantuan itu disalurkan melalui program Ambulans Siaga Novita Peduli kepada relawan IST dan Ambulans Sigaling untuk memperkuat layanan kemanusiaan.
Alasan penambahan armada
Novita menyebut kebutuhan ambulans di tingkat masyarakat masih tinggi. Dia mengatakan penambahan armada penting karena keterbatasan kemampuan pemerintah daerah dalam memperluas layanan sosial. Selain itu, kebijakan efisiensi membuat inisiatif swadaya menjadi alternatif untuk menjangkau wilayah terpencil. Penyerahan ini dimaksudkan agar warga tetap memperoleh akses transportasi medis saat darurat.
"Ambulans yang pernah saya berikan sudah beroperasi dan berkeliling melayani masyarakat. Alhamdulillah, ternyata memang sangat dibutuhkan, terutama di tingkat bawah," kata Novita.
Pelaksanaan dan koordinasi layanan
Dua ambulans baru tersebut akan dikelola bersama relawan setempat dan terintegrasi dengan sistem pelayanan lokal. Novita menyampaikan bahwa pengoperasian akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek. Masyarakat dapat mengakses layanan lewat hotline yang disiapkan, termasuk melalui layanan Novita Center.
Respons relawan
Relawan Sigaling menyambut baik bantuan unit ambulans itu. Kuncahyo, perwakilan relawan, mengatakan selama ini mereka sering mengoperasikan kendaraan yang kurang layak untuk tugas kemanusiaan. Penambahan armada dianggap sangat membantu meningkatkan respons darurat.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Allah mengamanahkan kepada Ibu Novita untuk menghibahkan unit ambulans ini agar digunakan untuk masyarakat," ujar Kuncahyo.
Dampak dan harapan
Novita berharap ambulans gratis ini mempercepat penanganan warga yang membutuhkan pertolongan dan meminimalkan risiko keterlambatan menuju fasilitas kesehatan. Dia menegaskan ambulans bukan hanya kendaraan operasional, tetapi sarana pelayanan kemanusiaan yang cepat, gratis, dan dekat dengan masyarakat.
"Harapan saya masyarakat bisa tertangani dengan sebaik-baiknya, tidak terlambat diantarkan ke rumah sakit terdekat. Masyarakat juga tidak perlu cemas karena ambulans ini gratis," tegas Novita.
Penambahan dua unit ambulans ini menjadi kelanjutan dari program sebelumnya yang sudah beroperasi. Ke depan, inisiatif serupa diharapkan terus didorong untuk menutup kesenjangan akses layanan darurat di tingkat lokal dan memperkuat kolaborasi antara wakil rakyat, relawan, dan dinas kesehatan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Armuji Tegaskan: Kader PDIP Surabaya Dilarang Main Proyek
Armuji mengingatkan kader PDIP Surabaya agar tidak bermain proyek, menarik uang, atau menjanjikan pekerjaan;...
Blumbang Gedhe Jadi Destinasi Wisata Baru, Penataan Dimulai Awal 2027
Pemkab Blitar menata Blumbang Gedhe di Desa Soso sebagai destinasi wisata baru mulai awal 2027, dengan melib...
PDI Perjuangan Sampang Distribusikan Air dan Gelar Salat Istisqa
DPC PDI Perjuangan Sampang mendistribusikan air bersih dan menggelar salat Istisqa di Desa Labuhan, Sreseh,...
BUMDes dan Koperasi Tani Didorong Jadi Kunci Atasi Kemiskinan Tuban
Ony Setiwan mendorong optimalisasi BUMDes dan koperasi tani di Tuban untuk tingkatkan pendapatan desa dan ku...
Optimalkan BUMDes dan Koperasi, Ony Dorong Pengentasan Kemiskinan Tuban
Ony Setiwan minta optimalisasi BUMDes, koperasi tani, infrastruktur, dan akses pembiayaan untuk entaskan kem...
APBN 2027: Rp4.106T untuk Perlindungan dan Kesejahteraan Rakyat
APBN 2027 menempatkan Rp4.106,3 triliun untuk pertumbuhan, perlindungan sosial, pendidikan, pangan, dan peme...