PDI Perjuangan Sampang Distribusikan Air dan Gelar Salat Istisqa
SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sampang menyalurkan air bersih dan menggelar salat istisqa kepada warga Dusun Masaran Tengginah, Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Minggu (4/10/2026). Langkah itu dilakukan sebagai respons atas dampak kekeringan yang dinilai serius oleh partai dan warga setempat.
Distribusi air bersih untuk kebutuhan harian
Distribusi air yang dilakukan pengurus partai bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan air sehari-hari warga terdampak. Aksi ini menyasar sejumlah titik di Dusun Masaran Tengginah, tempat warga kesulitan memperoleh air layak.
Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Sampang, Iwan Efendi, struktur partai bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan karena kondisi kekeringan telah terasa luas dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Salat Istisqa sebagai upaya doa bersama
Selain pembagian air, kegiatan juga diisi dengan salat istisqa yang dilaksanakan bersama warga. Tujuannya meminta pertolongan agar hujan turun dan mengakhiri kekeringan.
“Hari ini (4/10/2016), kami melaksanakan dua agenda. Selain distribusi air bersih, kami juga melaksanakan salat Istisqa bersama masyarakat Sreseh,”
“Kami melakukan salat Istisqa sebagai ikhtiar bermunajat kepada Allah memohon segera turun hujan. Sebab, kekeringan sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat Sampang,”
Desakan peningkatan anggaran penanganan kekeringan
Iwan menegaskan, selain mengerahkan kader partai, Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Sampang telah meminta pemerintah daerah menambah anggaran penanganan kekeringan. Menurutnya, alokasi saat ini belum memadai untuk menangani wilayah terdampak.
“Dana Rp75 juta yang disiapkan sangat minim kalau dibagi ke daerah terdampak kekeringan,”
Ia mendorong agar pemerintah kabupaten menambah porsi anggaran agar bantuan lebih merata dan efektif. Penambahan anggaran dianggap penting untuk pengadaan air, sumur bor, atau solusi jangka pendek lainnya.
Dampak dan langkah ke depan
Warga di Desa Labuhan merasakan langsung efek kekeringan, terutama untuk kebutuhan mandi, memasak, dan minum. Distribusi air dan doa bersama bersifat jangka pendek, sehingga koordinasi dengan pemerintah daerah dianggap krusial untuk solusi berkelanjutan.
Ke depan, partai menyatakan bersedia terus memantau kondisi dan mengadvokasi penambahan anggaran serta program tanggap darurat agar masyarakat di wilayah terdampak mendapat pasokan air yang stabil.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Puan Atur Pertemuan Prabowo-Megawati Bersama PDIP-Gerindra
Puan Maharani mengatakan akan mengatur pertemuan Prabowo dan Megawati bersama jajaran PDIP dan Gerindra dala...
PMI Banyuwangi Gelar Digital Mission Race UKS/PMR 2026
PMI Banyuwangi menggelar Digital Mission Race UKS/PMR 2026 di halaman Kantor Bupati pada 27 Sept; 58 tim PMR...
Pemprov Jatim Diminta Perkuat Pelindungan Data untuk Redam Pinjol Ilegal
DPRD Jatim mendesak Pemprov memperkuat pelindungan data pribadi untuk menekan penyalahgunaan identitas dalam...
Dua Batu Yoni Hilang di Jember, DPRD: "Jember Darurat Cagar Budaya"
Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Jember; DPRD sebut 'Jember darurat cagar budaya' dan laporan dibua...
PDIP Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Usai Wafatnya Guruh
Fraksi PDIP DPRD Jatim mengimbau kader mengibarkan bendera setengah tiang dan berduka atas meninggalnya Guru...
Guruh Soekarnoputra Meninggal, PDI Perjuangan Madiun Berduka
Guruh Soekarnoputra wafat pada 26 September 2026 di usia 73 tahun; DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menyampaik...