Lukisan Juara Lomba Lukis 'Putra Sang Fajar' Dipajang di Kediri
KEDIRI — Karya-karya terbaik peserta Lomba Lukis Wajah Putra Sang Fajar kini dipajang di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri sebagai bentuk apresiasi dan penutup peringatan Bulan Bung Karno 2026. Penyerahan hadiah berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026, menandai pameran yang dibuka untuk dinikmati publik.
Pameran dan penyerahan hadiah
Pameran di kantor DPC menampilkan lukisan-lukisan terpilih yang dinilai mewakili kualitas teknik dan ekspresi. Display ini dimaksudkan agar masyarakat dapat melihat langsung karya para seniman muda sekaligus menjadi inspirasi baru dalam berkesenian.
Antusiasme peserta
Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menyatakan kagum atas tingginya minat pesertanya. Lomba diikuti oleh 171 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia, mencakup kategori SMP, SMA, dan umum.
"Mudah-mudahan kegiatan ini ke depan bisa lebih besar lagi, baik dari jumlah peserta, hadiah, maupun pelaksanaannya,"
Renny menilai besarnya partisipasi itu menunjukkan perlunya memperluas ruang berkesenian bagi generasi muda di tingkat lokal maupun provinsi.
Kualitas karya dan tantangan melukis Bung Karno
Renny menekankan bahwa melukis wajah Bung Karno menuntut ketelitian dan kemampuan menangkap karakter, sehingga kualitas karya peserta menarik perhatian dewan juri.
"Hampir semua lukisan memiliki kemiripan dengan Bung Karno. Ini menunjukkan kemampuan para peserta yang luar biasa,"
Sebagai bentuk penghargaan, panitia memajang karya-karya terbaik agar dapat diakses publik dan menjadi referensi bagi lahirnya seniman baru.
Juara dan inspirasi karya
Salah satu pemenang juara pertama kategori SMA, Aria Hanan Akbar Narendra dari MAN 1 Tulungagung, menghabiskan sekitar delapan jam menyelesaikan lukisannya. Aria mengatakan semangat patriotisme menjadi sumber utama inspirasinya.
"Semangat Bung Karno itulah yang saya coba hadirkan dalam lukisan ini,"
Aria berharap lomba serupa terus diadakan untuk memberi ruang ekspresi sekaligus memperkenalkan nilai-nilai perjuangan melalui seni.
Makna Bulan Bung Karno dan langkah selanjutnya
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri berharap penyelenggaraan ini membuat Bulan Bung Karno tidak sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi wadah lahirnya kreativitas generasi muda yang menghidupkan kembali semangat Sang Proklamator lewat karya seni. Langkah selanjutnya adalah mempertahankan momentum ini agar lebih banyak seniman muda terlibat di tahun-tahun mendatang.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Blumbang Gede Siap Jadi Destinasi Floating Market dan Kuliner
Pemkab Blitar akan mengembangkan Blumbang Gede menjadi destinasi floating market dan pusat kuliner untuk men...
Puluhan Ibu Ikut Senam Osteoporosis di Kantor DPC PDI Perjuangan Sidoarjo
Puluhan ibu mengikuti senam osteoporosis di pelataran sekretariat DPC PDI Perjuangan Sidoarjo pada 28 Juni 2...
Festival Mural Lamongan: Kantor DPC PDI Perjuangan Berubah Penuh Warna
Festival Mural PDI Perjuangan Lamongan mengubah dinding kantor jadi galeri publik berisi karya 18 tim murali...
Ratusan 'Mamuda' Ikuti Senam SICITA di Magetan
Ratusan mama-mama muda mengikuti Senam SICITA di Magetan pada 28 Juni 2026 untuk mendorong gaya hidup sehat...
Kicau Mania: Lagu Populer yang Memakai Makna Budaya Jawa
Lagu Kicau Mania viral dan membuka makna burung dalam budaya Jawa: dari simbol kemapanan hingga arena sosial...
PDI Perjuangan: Bulan Bung Karno Harus Lebih dari Sekadar Seremoni
Peringatan Bulan Bung Karno oleh PDI Perjuangan perlu lebih dari seremoni; harus menerjemahkan ajaran Bung K...