Luhut Laporkan Situasi Ekonomi ke Presiden Prabowo
Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026 sekitar pukul 15.34 WIB. Kunjungan itu untuk menyampaikan catatan kinerja DEN dan menyinggung respons atas kenaikan BI Rate.
Agenda dan konteks pertemuan
Luhut mengatakan pertemuan tersebut bersifat rutin. Ia menjelaskan bahwa DEN kerap melaporkan capaian dan catatan kerja secara berkala kepada Kepala Negara. Pertemuan berlangsung di Pilar Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Waktu kedatangan tercatat sekitar pukul 15.34 WIB, sebagaimana disampaikan saat Luhut menanggapi pertanyaan wartawan di lokasi.
"Nggak ada jadwal. Ya, kita, kita melaporkan apa aja tiap Dewan Ekonomi tiap bulan atau tiap 5 minggu gitu,"
Luhut Binsar Pandjaitan
Isi laporan DEN
Luhut menyebut akan menyampaikan sejumlah catatan kerja DEN kepada Presiden. Ia tidak merinci poin-poin spesifik saat tiba di Istana. Namun, penekanan utama adalah evaluasi kinerja dan pemantauan indikator makroekonomi.
Respons terhadap kenaikan BI Rate
Selain laporan kinerja, Luhut menyoroti kenaikan BI Rate yang belakangan terjadi. Ia meminta masyarakat untuk tidak mengkhawatirkan kenaikan itu secara berlebihan, sambil menekankan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian untuk menjaga stabilitas bunga acuan.
Bagus-bagus kok (kenaikan BI Rate), ekonomi kita, fundamental masih oke. Tapi memang kita perlu ada perhatian di beberapa titik karena perang Teluk ini juga masih perang apa, perang Hormuz ini masih berkelanjutan,
Luhut Binsar Pandjaitan
Dampak geopolitik dan catatan pengawasan
Luhut menyinggung ketegangan di Timur Tengah sebagai salah satu faktor yang patut diawasi dalam mempertahankan stabilitas BI Rate. Ia menilai faktor eksternal tersebut dapat memengaruhi kondisi ekonomi global yang berimbas pada kebijakan moneter domestik.
DEN, menurut Luhut, akan terus memantau perkembangan dan melaporkan temuan yang relevan kepada Presiden untuk tindakan koordinatif.
Pertemuan ini menegaskan peran DEN dalam pengawasan kondisi makroekonomi dan koordinasi kebijakan antara badan non-kementerian dengan pemerintahan pusat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Beasiswa BPDDI 2026 Dibuka, Dosen Berkesempatan Kuliah S3 Gratis
Kemdiktisaintek membuka Beasiswa BPDDI 2026 untuk dosen perguruan tinggi, menyediakan dana hidup, transporta...
15 Siswa Sekolah Rakyat Tampil di JFC 2026 dengan Karya Daur Ulang
15 siswa Sekolah Rakyat Jember tampil di JFC 2026 (24–26 Juli) memamerkan kostum daur ulang dan mengasah kre...
Uskup Asia Puji Masjid Istiqlal sebagai Simbol Persaudaraan
Kardinal dan uskup FABC menutup Sidang Pleno ke-12 dengan mengunjungi Masjid Istiqlal, simbol persaudaraan l...
Delegasi FABC Kagumi Masjid Istiqlal: Simbol Persaudaraan
Penutupan FABC ke-12 berakhir dengan kunjungan 154 delegasi ke Masjid Istiqlal, menegaskan persaudaraan dan...
Menlu Sugiono Dorong Revitalisasi ARF untuk Hadapi Tantangan Keamanan
Menlu Sugiono mendorong revitalisasi ARF agar lebih responsif terhadap tantangan keamanan kawasan dan menged...
MUI Dorong Zakat Jadi Pengurang Pajak Langsung
MUI mengusulkan zakat diakui sebagai tax credit (pengurang pajak langsung) untuk mencegah beban ganda dan me...