38 Grup Tampil di Lomba Tari Kreasi Nusantara Padanglawas
Padanglawas 6 Selasa, 4 Agustus 6 Sebanyak 38 grup tampil dalam lomba tari kreasi nusantara yang digelar untuk memeriahkan HUT RI ke-81 di Kabupaten Padanglawas. Acara dibuka langsung oleh Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan SE dan diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padanglawas.
Pembukaan dan pesan bupati
Upacara pembukaan dilakukan sebelum penampilan dimulai. Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan berharap acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media memperkuat keharmonisan sosial di daerah.
Tujuan penyelenggaraan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Muliadi Hasibuan SPd MM, menyatakan lomba tari ini diadakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 dan membangun karakter generasi muda. Kegiatan bertujuan menanamkan nilai budaya sekaligus mendukung visi Padang Lawas MAJU, yaitu Mandiri, Amanah, Jaya, dan Unggul.
Peran penyelenggara
Muliadi hadir didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Ummi Khadijah SPd saat menjelaskan tujuan acara. Menurutnya, lomba tari kreasi nusantara menjadi sarana pendidikan budaya yang efektif untuk siswa dan pemuda di wilayah itu.
Sehingga melalui kegiatan lomba tari kreasi nusantara seperti ini bisa membangun karakter siswa dan generasi muda Padanglawas
Pelaksanaan lomba
Seluruh 38 grup tampil menampilkan kreasi tari yang beragam dari aspek gerak, kostum, dan interpretasi budaya nusantara. Penampilan berlangsung bergiliran sepanjang hari dengan pengawasan panitia dari Disdikbud.
Dampak dan harapan ke depan
Penyelenggara berharap lomba ini mendorong minat generasi muda untuk terus mempelajari seni tradisi dan inovasi tari. Selain itu, kegiatan diharapkan memperkuat identitas budaya lokal dan membangun karakter melalui seni pertunjukan.
Slogan yang diusung pada sejumlah pertemuan daerah, Tano Adat Digomgom Ibadat, Luruskan Niat Teruslah Bermanfaat, kembali disampaikan sebagai pengingat tujuan kegiatan. Penyelenggaraan lomba tari kreasi nusantara menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk menggabungkan pendidikan formal dengan pelestarian budaya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...