Lokal

Sumut Siapkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba di Sekolah

Bagikan:
Pertemuan BNN RI dan Disdik Sumut membahas integrasi kurikulum pencegahan narkoba di sekolah

Medan — Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdik Sumut) menerima kunjungan Badan Narkotika Nasional (BNN RI) pada Senin (12/10) untuk membahas rencana integrasi kurikulum anti narkoba di sekolah-sekolah. Pertemuan berlangsung di kantor Disdik Sumut, Jalan Teuku Cik Ditiro, Medan.

Pertemuan dan tujuan

Kepala Disdik Sumut, Alexander Sinulingga, menerima Direktur Advokasi BNN RI, Dra Tatiek Sufahriani, dalam pertemuan tersebut. Agenda utama adalah mendorong penerapan nilai pencegahan narkotika dalam proses pembelajaran di seluruh jenjang sekolah.

Diskusi ini digerakkan oleh kekhawatiran terhadap peredaran narkoba yang semakin masif. BNN RI menyampaikan pentingnya membentengi pelajar sejak dini agar risiko penyalahgunaan di usia sekolah dapat diminimalkan.

Alasan integrasi kurikulum

Alexander menilai pendidikan resmi menjadi kanal efektif untuk menanamkan pemahaman bahaya narkoba. Ia menyatakan integrasi materi pencegahan dalam kurikulum diharapkan meningkatkan ketahanan siswa terhadap pengaruh narkotika.

Koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara BNN RI dan Disdik Sumut dalam menanamkan pemahaman serta kesadaran akan bahaya narkotika sejak dini melalui dunia pendidikan

Ia menambahkan bahwa edukasi sejak dini diyakini mampu menyelamatkan generasi muda dari jerat narkoba dan menjaga masa depan mereka. Pendekatan melalui kurikulum diharapkan memberi pengetahuan, keterampilan, dan keberanian pada siswa untuk menolak penyalahgunaan zat terlarang.

Dengan mengintegrasikan nilai-nilai pencegahan narkotika dalam pembelajaran, diharapkan peserta didik semakin memiliki pengetahuan, ketahanan diri, dan keberanian untuk menolak penyalahgunaan narkoba

Langkah selanjutnya

Penerapan kurikulum ini belum final. Alexander mengatakan rencana tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama pihak legislatif provinsi.

Setelah ini, kita akan melaporkan kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara untuk kemudian dibahas, bagaimana kedepannya mengenai penerapan kurikulum anti narkoba kepada murid-murid di seluruh sekolah di Sumut

Jika disetujui oleh pemerintah daerah dan legislatif, langkah berikutnya adalah merumuskan materi, pelatihan guru, dan mekanisme evaluasi untuk integrasi ke dalam kegiatan pembelajaran. Kolaborasi antara Disdik Sumut dan BNN RI menjadi modal utama untuk mewujudkan upaya pencegahan melalui pendidikan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait