Lokal

IKKESINDO Dorong Rumah Sakit Sumut Tingkatkan Mutu dan Tata Kelola

Bagikan:
Pelantikan pengurus IKKESINDO Wilayah Sumatera Utara di Medan untuk mendorong mutu layanan

Medan, Sumatera Utara — Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia (IKKESINDO) mendorong rumah sakit di Sumatera Utara meningkatkan mutu pelayanan dan tata kelola agar memenuhi kebutuhan masyarakat dan mampu bersaing dengan fasilitas kesehatan luar negeri. Gagasan itu disampaikan saat pelantikan pengurus IKKESINDO Wilayah Sumatera Utara periode 2026–2030 pada Selasa, 13 Oktober, di Medan.

Peran konsultan dalam peningkatan layanan

IKKESINDO menilai kehadiran konsultan kesehatan profesional menjadi kunci untuk mengidentifikasi masalah, menganalisis kelemahan, merumuskan alternatif solusi, dan mendampingi pelaksanaan perbaikan secara berkelanjutan. Ketua Umum IKKESINDO, Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS, mengatakan dukungan ahli diperlukan karena persoalan kesehatan semakin kompleks.

Empat ranah konsultasi kesehatan

Konsultasi kesehatan menurut IKKESINDO tidak hanya menyentuh layanan rumah sakit. Organisasi merinci empat komponen utama konsultasi:

  • Fasilitas pelayanan kesehatan: klinik, puskesmas, hingga rumah sakit.
  • Kesehatan masyarakat: promosi kesehatan, kesehatan produktif, dan kesehatan kerja.
  • Administrasi dan kebijakan kesehatan: termasuk pembiayaan.
  • Bidang penunjang kesehatan: hukum kesehatan, arsitektur fasilitas, industri farmasi, dan lain-lain.

Sertifikasi kompetensi sebagai pembeda

Supriyantoro menekankan pentingnya memastikan konsultan memiliki sertifikat kompetensi resmi, bukan sekadar sertifikat keikutsertaan pelatihan. Sertifikasi diperoleh melalui asesmen oleh asesor bersertifikat untuk mengukur kemampuan praktis dalam bidang tertentu.

"Dalam memilih konsultan, masyarakat harus bisa membedakan sertifikat pelatihan dengan sertifikat kompetensi yang resmi," ujar Supriyantoro saat pelantikan pengurus di Medan.

Kolaborasi untuk meningkatkan daya saing daerah

Ketua IKKESINDO Wilayah Sumut, dr. Azwan Hakmi Lubis, Sp.A, M.Kes, FCHMC, menyebut ada sekitar 200 rumah sakit di Sumut yang membutuhkan peningkatan mutu berkelanjutan. IKKESINDO akan mendorong kerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan rumah sakit untuk mengidentifikasi persoalan dan merancang solusi sesuai kebutuhan tiap fasilitas.

"Kalau pelayanan dan kualitas rumah sakit kita semakin baik, kepercayaan masyarakat juga akan meningkat. Kita harus objektif melihat kekurangan dan terus melakukan perbaikan," kata dr. Azwan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, H Muhammad Faisal Hasrimy AP MAP, mendukung gagasan pengembangan kawasan ekonomi kesehatan untuk menarik pasien dari dalam dan luar negeri. Ia berharap perbaikan tenaga medis, fasilitas, dan tata kelola dapat mengurangi kebiasaan berobat ke luar negeri.

"Harapannya, bukan lagi uang masyarakat kita yang keluar untuk berobat ke luar negeri. Kita ingin masyarakat dari luar justru datang ke Sumatera Utara untuk mendapatkan pelayanan kesehatan," ujar Faisal.

Susunan pengurus IKKESINDO Wilayah Sumut

  • Ketua Wilayah: dr. Azwan Hakmi Lubis, Sp.A, M.Kes, FCHMC
  • Wakil Ketua I: dr. Retno Sari Dewi, M.Kes, FCHMC
  • Wakil Ketua II (Bidang Pengembangan): Dr. Ir. Ar. Achmad Delianur Nasution ST MT IAI AA GP., IPU FCHMC
  • Sekretaris: Dr. dr. Mohamad Riza, M.Kes, SH MH.Kes
  • Wakil Sekretaris: dr. Royyan Ashri, MKM, FCHMC
  • Bendahara: Dr. Dr. Ali Napiah Nasution, MKM, MKT, Sp. KKLP, Subsp. COPC

Pelantikan pengurus diharapkan menjadi momentum memperluas kolaborasi dengan pemangku kepentingan dan meningkatkan mutu serta daya saing layanan kesehatan di Sumatera Utara. IKKESINDO menawarkan tenaga ahli yang dapat dilibatkan mulai dari perencanaan pembangunan fasilitas hingga perbaikan manajemen rumah sakit.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait