Delegasi Hawaii National Guard Perkuat Kemitraan Pertahanan di Monas
Delegasi Hawaii National Guard dipimpin Mayor General Stephen Logan mengunjungi Monumen Nasional, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026 untuk memperkuat kemitraan pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat. Kunjungan melibatkan pertemuan dengan unsur TNI, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya serta menekankan kerja sama melalui program bilateral.
Detail kunjungan
Rombongan tiba dan disambut di kawasan Monumen Nasional dengan suasana hangat. Agenda kunjungan mencakup pertemuan formal serta diskusi mengenai implementasi program kerja sama yang sudah berjalan sejak 2006. Kehadiran delegasi ini bertujuan mempererat komunikasi dan berbagi pengalaman operasional.
Program kemitraan
Sejak 2006, Hawaii National Guard bermitra dengan Indonesia melalui State Partnership Program. Program ini mencakup berbagai bidang yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas institusi dan ketahanan daerah.
- Peningkatan kapasitas personel dan institusi
- Penanggulangan bencana dan kesiapsiagaan
- Pelatihan bersama dan pertukaran pengalaman
Pelatihan bersama menjadi komponen penting yang memperkuat interoperabilitas dan kemampuan teknis kedua pihak.
Respons pihak Indonesia
Perwakilan Angkatan Darat, Andi Fausar, menilai kunjungan ini sangat strategis. Ia menyatakan bahwa kegiatan sejenis memperkuat jalur komunikasi dan menambah pengalaman operasional kedua belah pihak.
"Kunjungan ini menjadi kesempatan sangat baik mempererat hubungan kerja sama," ujar Andi.
Panitia penyelenggara, Dimas, juga memberi apresiasi atas kelancaran kegiatan. Ia berharap kolaborasi antara Indonesia dan Amerika Serikat terus berkembang dalam program-program berikutnya.
"Kehadiran mereka menjadi simbol eratnya hubungan kerja sama kedua negara," kata Dimas.
Dampak dan prospek
Kunjungan delegasi diharapkan mendukung stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik. Dengan penguatan kemitraan lewat kegiatan pelatihan dan respons bencana, kedua negara berpotensi meningkatkan kesiapsiagaan bersama terhadap ancaman non-tradisional.
Ke depannya, kerja sama ini diproyeksikan melanjutkan program yang sudah ada dan memperluas cakupan latihan serta pertukaran keahlian. Sekalipun bersifat teknis, langkah-langkah tersebut berdampak pada hubungan strategis kedua negara.
Dengan rangkaian pertemuan dan kegiatan teknis, kunjungan ini menegaskan komitmen berkelanjutan antara Indonesia dan Amerika Serikat dalam bidang pertahanan dan kemanusiaan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemdiktisaintek Minta Fleksibilitas Akademik untuk Mahasiswa NTT
Kemdiktisaintek mengimbau perguruan tinggi di NTT menerapkan fleksibilitas akademik pascagempa 7,7 untuk men...
Ateng Sutisna Dorong Penguatan Tata Kelola Energi dan SDA
Ateng Sutisna mendorong penguatan tata kelola energi dan SDA setelah pidato Presiden, menyoroti B50, bursa k...
DPR Percepat Penanganan Bencana di NTT
DPR bersama pemerintah mempercepat penanganan bencana di NTT, dengan kunjungan lapangan, penugasan anggota D...
BNPB Imbau Warga NTT Waspada Gempa Susulan
BNPB mengimbau warga terdampak gempa NTT waspada gempa susulan; BMKG catat 2.119 gempa susulan hingga 18 Agu...
BNPB Gelar Trauma Healing dan Perpustakaan Keliling untuk Pengungsi Sikka
BNPB menyediakan trauma healing dan perpustakaan keliling di GOR Samador, Sikka, untuk mendukung pemulihan p...
Indonesia Rawan Gempa dan Tsunami: Langkah Antisipasi Penting
Indonesia rawan gempa dan tsunami; warga diminta siaga dengan tas darurat, amankan perabot, dan pahami jalur...