HMI: Jangan Bebankan Pembiayaan AFF U-19 ke Pemda
Medan — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Medan mengkritik keras rencana pembiayaan akomodasi peserta AFF U-19 Boys’ Championship 2026 di Sumatera Utara yang dinilai membebankan pemerintah daerah. Pernyataan disampaikan pada Kamis, 4 Juni 2026, menyorot kelemahan perencanaan penyelenggara sehingga APBD dipaksa menjadi solusi.
Kritik HMI terhadap PSSI dan penggunaan APBD
HMI menegaskan bahwa PSSI tidak boleh menjadikan pemerintah daerah sebagai pihak yang menanggung konsekuensi dari perencanaan yang lemah. Organisasi mahasiswa itu menyebut penggunaan anggaran daerah harus berdasarkan aturan dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Pemerintah daerah tidak boleh dipaksa mengambil kebijakan yang berpotensi menabrak aturan hanya demi memenuhi kebutuhan suatu kegiatan. APBD adalah uang rakyat yang penggunaannya harus memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,"
- Muhammad Farhan Abror, Ketua Bidang PTKP HMI Cabang Medan
Argumen: APBD bukan penutup kekurangan perencanaan
Farhan memuji Pemko Medan dan pemerintah daerah lain di Sumut yang tetap berpegang pada aturan penggunaan anggaran. Menurutnya, sikap itu adalah bentuk tanggung jawab pengelolaan keuangan publik, bukan penolakan terhadap dunia olahraga.
HMI menilai belum ada regulasi yang mewajibkan pemda membiayai kebutuhan AFF U-19. Oleh sebab itu, daerah tidak seharusnya dipaksa memilih antara mematuhi aturan atau menghadapi tekanan publik karena menolak menutup kekurangan perencanaan penyelenggara.
Tuntutan keterbukaan pendanaan dan peran pemerintah pusat
HMI mempertanyakan strategi komunikasi PSSI yang dinilai menggiring opini seolah pemda menjadi penghambat sukses turnamen. Jika acara ini berstatus agenda strategis nasional, HMI menilai pembiayaan semestinya menjadi urusan pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
"Kalau manfaat dan pencitraannya berskala nasional, maka pembiayaannya juga harus ditanggung secara nasional. Jangan ketika kegiatan berjalan lancar semua mengklaim keberhasilan, tetapi ketika muncul persoalan anggaran justru pemerintah daerah yang dijadikan sasaran kritik,"
- Muhammad Farhan Abror
Farhan juga mengingatkan posisi Erick Thohir yang menjabat Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga. Menurut HMI, kondisi ini seharusnya mempermudah skema pendanaan dari pemerintah pusat jika turnamen benar-benar prioritas nasional.
"Kalau PSSI benar-benar serius menyukseskan AFF U-19 di Sumut, tunjukkan melalui skema pendanaan yang jelas dari Kemenpora. Buka kepada publik sumber pembiayaannya dan pastikan seluruh kebutuhan kegiatan dipenuhi melalui mekanisme yang sah. Jangan menjadikan pemda sebagai jalan pintas untuk menutupi lemahnya perencanaan,"
- Muhammad Farhan Abror
Dampak dan konteks prioritas anggaran
HMI mengingatkan kondisi daerah yang masih memiliki kebutuhan mendesak seperti pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan infrastruktur. Penggunaan APBD, menurut organisasi itu, harus berorientasi pada kepentingan publik dan bukan untuk menutupi kesalahan perencanaan pihak lain.
Organisasi mahasiswa meminta PSSI lebih bertanggung jawab dalam menyusun rencana dan sumber pendanaan. Keberhasilan event olahraga, kata mereka, tidak boleh dicapai dengan mengorbankan prinsip akuntabilitas dan kepatuhan hukum.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...