Wabup Deliserdang Protes Foto Dirinya Rusak di Kantor Camat
Deliserdang — Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo merespons temuan foto dirinya yang terpasang dalam kondisi rusak di salah satu ruangan Kantor Camat Sunggal. Peristiwa itu membuat Lom Lom menilai tindakan tersebut disengaja dan menyerang kewibawaannya sebagai pejabat daerah, kata dia pada Kamis (4/6).
Reaksi Wakil Bupati
Lom Lom mengaku kecewa dan menduga ada kesengajaan dari aparatur Kecamatan Sunggal. Meski merasa diperlakukan tidak adil, ia menyatakan tetap fokus bekerja untuk masyarakat Deliserdang.
"Merasa kecewa berat. Diduga ada prilaku kesengajaan pihak aparatur, terhadap diri saya dan kewibawaan saya, sebagai Wakil Kepala Daerah,"
Ia menegaskan komitmennya untuk berada di barisan masyarakat yang memberinya amanah, termasuk dukungan partai politik pengusung.
"Saya tentunya akan berada di barisan seluruh masyarakat Deliserdang yang telah memberikan amanah kepada saya termasuk Partai Gerindra dan Partai Pengusung lainnya,"
Kronologi dan konteks pelantikan
Peristiwa penemuan foto rusak muncul beberapa hari setelah pelantikan 20 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang pada Rabu (3/6/2026). Pelantikan berlangsung di Aula Cendana Lantai II dan dipimpin oleh Bupati Asri Ludin Tambunan. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Lom Lom tidak terlihat menghadiri acara.
Ketidakhadiran Lom Lom sebelumnya juga sempat menjadi perhatian publik. Pada 22 Januari 2026, ia tidak menghadiri pelantikan 15 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II). Saat itu Lom Lom tidak menjelaskan secara rinci peran atau keterlibatannya dalam proses penentuan pejabat.
"Semoga yang dilantik putra-putri terbaik yang bekerja dan mengabdi kepada negara,"
Tanggapan Pemkab
Sekretaris Daerah Kabupaten Deliserdang, Dedi Maswardy, membantah anggapan bahwa Wakil Bupati tidak dilibatkan dalam proses penentuan pejabat. Menurut Dedi, Bupati rutin berkonsultasi dan menghormati posisi Wakil Bupati dalam pengambilan keputusan.
"Pasti ditanya. Aku yakin ditanya (siapa calon pejabat), Pak Bupati inikan orangnya sangat hormat kali terhadap Pak Wakil Bupati,"
Implikasi dan langkah selanjutnya
Kasus foto yang ditemukan dalam kondisi rusak menimbulkan pertanyaan soal hubungan internal pemerintahan kecamatan dan pemkab. Lom Lom menyatakan akan terus melayani masyarakat meski merasa dirugikan secara pribadi.
Pemkab belum merilis langkah investigasi atau klarifikasi resmi mengenai siapa yang menempatkan foto tersebut dan motif di balik tindakan itu. Perkembangan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah insiden ini murni mispraktek administrasi lokal atau indikasi sengaja yang berimplikasi pada etika aparatur pemerintahan.
Berita Terkait
Ratusan Warga Dairi Tolak Izin Lingkungan PT Dairi Prima Mineral
Ratusan warga Dairi menggelar demo (4/6) menolak SK Kelayakan Lingkungan PT Dairi Prima Mineral Nomor 1437/2...
HMI: Jangan Bebankan Pembiayaan AFF U-19 ke Pemda
HMI Medan kritik PSSI soal pembiayaan AFF U-19 2026; APBD tak boleh dipakai menutupi kurangnya perencanaan e...
Dekranasda Aceh Besar Pamerkan Produk UMKM kepada Ketua PIA Lanud SIM
Dekranasda Aceh Besar memamerkan produk UMKM kepada Ketua PIA Lanud SIM pada 4 Juni di Gedung Dekranasda unt...
Wisuda Ponpes Darul Zakir Alwi: 50 Santri Diwisuda
Ponpes Darul Zakir Alwi mewisuda 50 santri angkatan pertama pada 4 Juni, menekankan Al-Qur’an sebagai pedoma...
Polres Pematangsiantar Tangkap Pelaku Curas yang Tewaskan Korban
Polres Pematangsiantar menangkap RS (20) kurang dari 24 jam setelah korban tewas dalam kasus curas; polisi m...
Menteri BKKBN Wihaji Kunjungi Dairi, Tekankan Percepatan Penurunan Stunting
Menteri BKKBN Wihaji kunjungi Dairi, temui 800 kader dan tekankan percepatan penurunan stunting serta pengua...