KORMI Madina Siap Gelar Muskab I, Dapat Dukungan Kejari
Mandailing Natal (Madina), 20 Oktober – Pengurus KORMI Mandailing Natal melakukan kunjungan ke Kejaksaan Negeri Madina pada Selasa (20/10). Kunjungan untuk persiapan Musyawarah Kabupaten (Muskab) I ini diterima langsung oleh Kajari Mohammad Nursaitias, SH, MH dan Kasi Intel Jufri W Banjarnahor, SH, MH. Pertemuan membahas kesiapan Muskab dan peran KORMI dalam pengembangan olahraga masyarakat di daerah.
Kunjungan dan tujuan Muskab
Rombongan pengurus hadir untuk menjelaskan tujuan dan agenda Muskab pertama KORMI Madina. Dalam paparan, salah satu perwakilan pengurus, Ali Anhar Harahap, ST, menyampaikan bahwa Muskab sudah memasuki tahap akhir persiapan dan akan segera dilaksanakan.
Selain sosialisasi agenda, kunjungan juga dimaksudkan untuk membangun sinergi dengan instansi penegak hukum setempat agar pelaksanaan Muskab berjalan transparan dan mendapat dukungan kelembagaan.
Sejarah singkat KORMI
Ali Anhar menjelaskan latar belakang organisasi. KORMI merupakan organisasi nasional yang mewadahi berbagai induk organisasi olahraga masyarakat yang bersifat mandiri. Perjalanan nama organisasi ini berawal pada 9 September 2000 di Jakarta dengan nama FOMI (Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia).
Pada 5 Desember 2009 nama berubah menjadi FORMI (Federasi Olahraga Rekreasi-Masyarakat Indonesia). Selanjutnya, pada 28 September 2020 melalui pelaksanaan Munaslub, organisasi resmi bernama KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia).
Orientasi KORMI vs KONI
Dalam pertemuan itu ditegaskan bahwa fokus KORMI berbeda dengan KONI. Jika KONI berorientasi pada prestasi dan medali profesional, KORMI menitikberatkan pada olahraga rekreasi yang inklusif dan merakyat.
KORMI bertujuan membudayakan hidup aktif, bugar, dan gembira bagi seluruh lapisan masyarakat serta menyediakan wadah partisipasi olahraga yang lebih luas.
Dukungan Kejari dan harapan ke depan
Kajari Mohammad Nursaitias menyampaikan dukungan penuh atas kehadiran KORMI di Madina. Ia berharap KORMI bisa menjadi mitra pemerintah dalam memfasilitasi, memediasi, dan memotivasi dunia olahraga untuk mencapai prestasi yang maksimal.
Lebih jauh, Kajari juga mengharapkan peran KORMI dalam upaya pencegahan bahaya narkoba di kalangan pemuda melalui kegiatan olahraga yang produktif. Kejaksaan menyatakan siap berkolaborasi jika diperlukan untuk pengembangan olahraga masyarakat di Mandailing Natal.
Implikasi lokal
Kehadiran KORMI dipandang memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah merumuskan kebijakan terkait pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan olahraga masyarakat. Dukungan lembaga penegak hukum menjadi modal penting agar program berjalan efektif dan berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Penggelapan Infak Masjid: Candra Divonis 1 Tahun 4 Bulan
Candra Kirana (47) divonis 1 tahun 4 bulan karena menggelapkan infak Masjid At-Tawwabin senilai Rp4.005.000...
NasDem Dorong Pengembangan Pemuda Sergai Jadi SDM Mandiri
DPD Garda Pemuda NasDem Sergai bertemu Bupati untuk dorong program pembinaan pemuda agar menjadi SDM mandiri...
Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba di Jalan Brigjen Katamso
Tim gabungan tangkap pengedar dan sita sabu serta ganja di Gang Nasional, Jalan Brigjen Katamso, Medan; bara...
Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru untuk Keamanan
Andar Amin Harahap menyatakan Golkar Sumut siap bersinergi dengan Kapolda baru untuk tingkatkan pelayanan pu...
Kemandirian Ekonomi Perempuan Dorong Pertumbuhan Inklusif Sumut
Penjabat Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor menekankan kemandirian ekonomi perempuan sebagai kunci kesejahteraa...
Wagub Sumut: Keterbukaan Informasi Harus Jadi Budaya Kerja
Wagub Sumut Surya mendorong keterbukaan informasi jadi budaya kerja setelah evaluasi KI Sumut Award 2026 men...