Nasional

Korlantas-ASDP Matangkan Strategi Hadapi Nataru 2026

Bagikan:
Pertemuan Korlantas Polri dan PT ASDP memperkuat persiapan Nataru 2026 dan Operasi Ketupat 2027

Korlantas Polri dan PT ASDP Indonesia Ferry memperkuat sinergi untuk menghadapi Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 serta mematangkan persiapan Operasi Ketupat 2027. Langkah ini ditujukan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik selama musim libur.

Penguatan sinergi antarlembaga

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi sebagai fondasi menghadapi lonjakan mobilitas. Pertemuan antara kedua pihak menjadi ajang memperkuat koordinasi teknis dan tata kelola pelabuhan.

"Kunjungan ini menjadi momen memperkuat silaturahmi sekaligus menindaklanjuti kolaborasi dan koordinasi yang telah kita bangun. Persiapan harus dilakukan sejak sekarang agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal."

Wibowo menilai peran ASDP strategis dalam keberhasilan operasi lalu lintas besar sebelumnya.

Strategi operasional jelang Nataru dan Ketupat

Menurut Kakorlantas, beberapa langkah operasional sudah terbukti membantu kelancaran arus kendaraan menuju pelabuhan. Pengaturan lalu lintas, kesiapan armada kapal, serta penerapan buffer zone menjadi bagian dari strategi itu.

Ia juga menyebut pola Tiba Bongkar Berangkat efektif mengurai kepadatan di area penyeberangan. Selain itu, pihak kepolisian dan ASDP diminta mengantisipasi tantangan cuaca ekstrem akhir tahun.

"Kami berharap pola pengamanan yang sudah berjalan baik dapat terus dipertahankan dan disempurnakan. Kita juga harus mengantisipasi tantangan cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada akhir tahun."

Respon dan rencana teknis ASDP

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengapresiasi dukungan Korlantas dalam pengamanan arus penyeberangan. Ia menegaskan keberhasilan pelayanan adalah hasil kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

"Kami mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin dengan Korlantas Polri. Ke depan sinergi ini harus terus diperkuat menghadapi Nataru dan Idulfitri."

Heru memaparkan langkah teknis yang disiapkan ASDP, antara lain:

  • penambahan armada kapal;
  • peningkatan kapasitas dermaga;
  • pengembangan lintasan alternatif;
  • penambahan buffer zone untuk mengurai antrian kendaraan.

Harapan koordinasi dan dampak bagi masyarakat

Koordinasi berkelanjutan antara ASDP, Korlantas, kementerian, dan pemerintah daerah dinilai krusial untuk menghadirkan layanan penyeberangan yang aman, lancar, dan nyaman. Khususnya pada rute padat seperti Ketapang-Gilimanuk, upaya ini diharapkan mengurangi kepadatan bahkan di luar musim libur.

Dengan persiapan lebih awal, pihak terkait berharap arus mudik dan distribusi logistik dapat berjalan lebih teratur saat Nataru 2026 dan Mudik Lebaran 2027.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait