Nasional

KOWANI Dukung Pengusulan Tempe ke UNESCO untuk Ketahanan Pangan

Bagikan:
Ilustrasi tempe dan kegiatan pemberdayaan perempuan oleh KOWANI

Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menyatakan dukungan penuh terhadap pengusulan Tempe Indonesia sebagai warisan pengetahuan dan budaya ke UNESCO. Pernyataan ini disampaikan pada 28 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan melalui pemberdayaan perempuan dan pengembangan pangan lokal.

Dukungan resmi KOWANI

Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, mengatakan organisasi siap mendampingi Panitia Pengusung Tempe Indonesia menuju UNESCO. Menurutnya, tempe tidak hanya sekadar makanan tradisional, melainkan cerminan pengetahuan, inovasi, dan kearifan lokal yang layak dikenal dunia.

"KOWANI siap membersamai Panitia Pengusung Tempe Indonesia menuju UNESCO melalui peran, kapasitas, jejaring, dan semangat kolaborasi yang kita miliki. Kami meyakini bahwa tempe bukan sekadar pangan tradisional, tetapi pengetahuan, budaya, inovasi, dan kearifan bangsa Indonesia,"

Langkah konkret yang direncanakan

KOWANI merencanakan serangkaian langkah untuk mendukung pengusulan itu sekaligus memperkuat sektor pangan lokal. Fokus utama meliputi edukasi publik, kampanye konsumsi pangan lokal, dan pengembangan kewirausahaan perempuan.

  • Memperkuat edukasi dan kampanye pangan lokal.
  • Mendorong diversifikasi pangan dan hilirisasi produk tempe.
  • Penguatan koperasi serta pengembangan UMKM pangan berbasis perempuan.
  • Perluasan kolaborasi lintas sektor untuk program terintegrasi.

Kaderisasi dan target jangka panjang

Menjelang peringatan 100 Tahun KOWANI, organisasi ini menegaskan penguatan kaderisasi kepemimpinan perempuan. KOWANI juga menggelar inisiatif strategis seperti Gerakan 1.000 Profesi, 1.000 Sertifikasi, dan 1.000 Solusi untuk meningkatkan kompetensi perempuan di berbagai bidang.

Dampak yang diharapkan

KOWANI berharap pengusulan tempe ke UNESCO akan meningkatkan pengakuan internasional terhadap warisan budaya Indonesia. Dukungan ini juga ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperbesar peran perempuan dalam pembangunan ekonomi lokal.

Dengan komitmen tersebut, KOWANI berposisi sebagai mitra strategis Panitia Pengusung. Organisasi akan memanfaatkan kapasitas jejaring dan program pemberdayaan perempuan untuk mendorong pengembangan tempe sebagai aset budaya dan ekonomi.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait