KONI Subulussalam Minta Dukungan Pemko untuk PORA XV/2026
SUBULUSSALAM — Ketua KONI Kota Subulussalam, Ardhiyanto Ujung, menemui Wali Kota M. Rasyid Bancin di kantor wali kota, Rabu (28/10). Pertemuan membahas target dan kesiapan atlet untuk Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV/2026 yang pelaksanaannya telah digeser ke awal Mei 2027 di Aceh Jaya. KONI meminta dukungan penuh Pemko agar perolehan medali lebih baik dari PORA sebelumnya.
Pembahasan fokus: atlet, latihan, dan anggaran
Dalam audiensi, KONI melaporkan hasil Rapat Koordinasi internal dan evaluasi Pra PORA yang memetakan kekuatan atlet di cabor unggulan. Pihak KONI menekankan pemusatan latihan serta kebutuhan anggaran sebagai kunci peningkatan prestasi.
"Dibahas kesiapan atlet, pemusatan latihan dan dukungan anggaran untuk mengukir prestasi maksimal,"
Pertemuan ini merupakan rangkaian audiensi KONI; menurut Ardhiyanto, agenda selanjutnya adalah bertemu pimpinan DPRK untuk menggalang dukungan legislatif.
Target medali dan kendala keuangan
KONI menargetkan perolehan medali yang lebih tinggi dibandingkan PORA sebelumnya. Namun, mereka juga mengakui adanya kendala finansial yang memengaruhi persiapan.
"Target kita lebih baik dari sebelumnya, walaupun saat ini daerah kita terkendala dengan finansial. Kita berharap, di PORA 2027 kita bisa maksimal,"
Ardhiyanto hadir didampingi Sekretaris Umum KONI, Bustra, SH. Laporan internal menilai beberapa cabor sudah menunjukkan perkembangan, tetapi butuh dukungan tambahan untuk membawa atlet ke level kompetisi yang lebih tinggi.
Perubahan jadwal PORA XV/2026
Pelaksanaan PORA XV/2026 yang semula dijadwalkan pada 2026 resmi digeser ke awal Mei 2027. Keputusan penundaan diambil pada Rapat Pelaksanaan PORA XV di Ruang Rapat Sekda Aceh, 7 Oktober 2026, dengan pertimbangan pemulihan pasca bencana hidrometeorologi November 2025. Meski bergeser tahun, nama kegiatan tetap PORA XV/2026.
Dukungan Pemko dan prospek ke depan
Wali Kota Rasyid Bancin menyambut baik laporan KONI dan menegaskan komitmen Pemko mendukung pembinaan atlet. Dukungan yang disampaikan meliputi:
- Penganggaran melalui APBK;
- Penyediaan fasilitas latihan;
- Pemberian bonus bagi atlet berprestasi.
Wali kota menekankan bahwa PORA bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan kebanggaan daerah. Dengan dukungan terpadu dari pemerintah daerah dan KONI, kontingen Subulussalam diharapkan tampil maksimal dan mengangkat nama daerah di tingkat provinsi.
KONI optimis bahwa persiapan yang lebih terstruktur, ditopang anggaran dan fasilitas, akan meningkatkan peluang Subulussalam meraih prestasi lebih baik pada PORA XV Aceh Jaya 2027.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Inalum Buka Pintu Bendungan Sigura-Gura untuk Pemeliharaan Turbin
Inalum membuka pintu Bendungan Sigura-Gura pada 28 Oktober untuk pemeliharaan turbin; pelepasan air sekitar...
Warga Medan Maimun Keluhkan Lambatnya Bantuan Pasca Banjir
Warga Medan Maimun mengeluhkan lambatnya bantuan setelah banjir; hingga 29 Oktober pagi, banyak keluarga bel...
Greenovation SmartBioFertilizer: Ubah Limbah Kolam Lele Jadi Pupuk
Universitas Royal kembangkan Greenovation SmartBioFertilizer ubah limbah kolam lele jadi pupuk cair dan paka...
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Medan Maimun setelah Sungai Deli Meluap
Hujan deras Rabu malam membuat Sungai Deli meluap, merendam ratusan rumah di Medan Maimun dengan ketinggian...
Batubara Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Serukan 3 Karakter
Pemkab Batubara menggelar upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Syafrizal membacakan sambutan menteri yang meny...
Rosda Neli Ditetapkan Plt Ketua TP PKK Langkat
Plt. Bupati Langkat resmi tunjuk Rosda Neli sebagai Plt. Ketua TP PKK, dengan SK dari Ketua TP PKK Sumut unt...