Konduktor GBN Ungkap Tantangan Satukan Talenta 30 Provinsi
Konduktor Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026, Vincent Wiguna, mengungkapkan tantangan utama dalam mempersiapkan penampilan paduan suara dan orkestra GBN pada Upacara HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka. Ia mengatakan menyatukan peserta dari 30 provinsi yang memiliki latar belakang dan kemampuan berbeda menjadi pekerjaan berat, terutama dengan waktu latihan yang terbatas.
Tantangan utama persiapan
Vincent menjelaskan seluruh peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan memiliki pengalaman musik yang beragam. Meski proses seleksi berlangsung ketat, karakter dan keterampilan tiap peserta tetap berbeda.
"Tantangannya karena latar belakang anak-anak berbeda-beda, begitu juga dengan keterampilan mereka. Kita memang melalui seleksi yang ketat, tetapi kalau memang ada potensi tetap kita pilih,"
Pernyataan itu disampaikan usai pembukaan Karantina Gita Bahana Nusantara 2026 di Depok, Jawa Barat, Senin, 3 Agustus 2026. Vincent menegaskan perbedaan pengalaman ini memerlukan pendekatan pengajaran yang fleksibel.
Strategi latihan dan menjaga kondisi
Selain menyatukan gaya bermusik, tim pelatih menghadapi tekanan waktu. Sesi latihan padat harus menghasilkan keseragaman interpretasi musik dan kebersamaan panggung.
"Bagaimana menyatukan semuanya itu dalam waktu yang singkat, waktu yang padat. Juga menjaga energi anak-anak tetap prima,"
Vincent menambahkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan semangat peserta agar bisa tampil optimal pada hari H. Ia menyebut tim pelatih fokus pada teknik, tata panggung, serta pemulihan fisik peserta selama karantina.
Makna budaya dan semangat kebangsaan
Meski menyoroti tantangan teknis, Vincent optimistis peserta mampu memberi penampilan terbaik. Ia menilai GBN bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan cerminan kekayaan budaya Indonesia.
"Menurut saya ini satu manifestasi yang menunjukkan kekayaan Indonesia. Lagu-lagu dari berbagai daerah, lagu nasional, aransemen, dan instrumen yang beragam menjadi cerminan betapa kayanya Indonesia,"
Vincent juga menyatakan kebanggaannya menjadi bagian peringatan 81 tahun kemerdekaan dan menyambut semangat peserta yang berusia 16 sampai 23 tahun.
"Saya bangga bisa menjadi bagian di 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Sangat senang bertemu para musisi dari seluruh Indonesia yang sangat berbakat,"
Penampilan GBN pada upacara diharapkan tidak hanya menunjukkan kualitas musikal, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan harmoni keberagaman Indonesia di hadapan publik. Tim berharap proses karantina dan latihan intensif menghasilkan pertunjukan yang menggugah serta representatif bagi ragam budaya tanah air.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...