Teknologi

Kolaborasi Robotika dan Esports Perkuat Talenta Digital Nasional

Bagikan:
Penandatanganan MoU kolaborasi robotika dan esports di Jakarta 5 Juni 2026

Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI), Indonesia Esports Association (IESPA), dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan talenta digital Indonesia. Penandatanganan berlangsung pada rangkaian Munas IESPA di Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026. Kesepakatan bertujuan memperkuat literasi teknologi, memperluas ekosistem robotika, dan menjadikan esports sebagai sarana pembelajaran teknologi.

Tujuan dan ruang lingkup kerja sama

Kerja sama ini fokus pada peningkatan kemampuan teknologi generasi muda dan penguatan ekosistem pendidikan berbasis teknologi. Para pihak setuju mengintegrasikan program bersama, pelatihan, serta kompetisi untuk mendorong minat belajar STEM melalui pendekatan praktis.

Program juga diarahkan untuk memperluas jangkauan ke sekolah, komunitas, dan daerah yang selama ini terbatas aksesnya terhadap fasilitas teknologi.

Pernyataan resmi pihak terkait

Kepala BPSDM Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menilai sinergi antar sektor ini krusial untuk menghadapi transformasi digital dan menumbuhkan kompetensi teknologi generasi muda.

“Kemkomdigi mendukung kolaborasi ini untuk menciptakan ekosistem talenta digital berdaya saing global. Kami berharap semakin banyak anak Indonesia mengembangkan kompetensi teknologi dan kemampuan problem solving.”

Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat, menyebut MoU sebagai momentum penting untuk saling memperkuat ekosistem robotika dan esports. Ia menegaskan komitmen penguatan pendidikan sebagai basis pengembangan talenta teknologi.

“Kami berkomitmen memperkuat pendidikan sebagai basis pengembangan talenta teknologi nasional. Ekosistem robotika berbasis gim akan dibangun secara inovatif dan berkelanjutan.”

Ketua Umum IESPA, Ibnu Riza Pradipto, mengatakan kolaborasi lintas sektor akan mempercepat pembentukan talenta digital melalui program yang menyasar berbagai tingkat masyarakat.

“Kami optimistis sinergi ini akan mendorong inovasi, meningkatkan literasi teknologi, serta melahirkan lebih banyak talenta digital masa depan. Kami berharap kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem teknologi Indonesia yang maju, inklusif, dan berdaya saing global.”

Rencana program dan target implementasi

Ketiga pihak bakal mengintegrasikan kegiatan dalam program Robotika untuk Negeri dan inisiatif pembelajaran berbasis gim. Target utama adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia digital Indonesia.

  • Pelatihan dan kurikulum robotika untuk sekolah
  • Program pengembangan komunitas dan pelatih lokal
  • Kompetisi dan kegiatan esports sebagai media pembelajaran teknologi

Penyelenggaraan program direncanakan menjangkau sekolah, komunitas, serta daerah-daerah yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan pelatihan.

Dampak dan prospek ke depan

Dengan MoU ini, PRSI, IESPA, dan Kemkomdigi berharap membangun ekosistem yang lebih inklusif dan kompetitif. Sinergi diharapkan menyiapkan generasi muda menghadapi peluang pekerjaan di sektor digital dan teknologi.

MoU ditandatangani oleh Wahyu Hidayat (PRSI), Ibnu Riza Pradipto (IESPA), dan Bonifasius Wahyu Pudjianto (Kepala BPSDM Kemkomdigi). Ketiganya menargetkan terobosan nyata dalam peningkatan kapasitas talenta digital nasional.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait