Timnas Basket Putri 3x3 Tampil Lebih Baik Usai FIBA Batam 2026
Timnas Basket Putri 3x3 menunjukkan peningkatan permainan setelah tampil pada FIBA 3x3 Women's Series Batam 2026 yang digelar 23-25 Juli 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Center. Pelatih kepala Deny Sartika menilai ada kemajuan teknis dan taktik tim dibandingkan penampilan sebelumnya di Tiongkok, sehingga tim memfokuskan evaluasi menuju Asian Games 2026 di Jepang.
Perkembangan permainan di Batam
Menurut Deny, para pemain memperlihatkan peningkatan pada sejumlah aspek penting, termasuk permainan menyerang, bertahan, dan transisi. Perbaikan itu terlihat saat tim menjalankan instruksi pelatih di lapangan.
"Dua game di seri Batam ini kita lumayan ada progres dibanding yang kita pulang dari Tiongkok. Pada saat itu, kita evaluasi kekurangan kita apa terus kita benahi," ujar Deny Sartika.
Ia menambahkan bahwa pemahaman taktik yang diberikan staf pelatih kini lebih mudah diaplikasikan pemain selama pertandingan, yang menjadi indikator perbaikan performa tim.
Proses evaluasi dan rencana pelatihan
Tim pelatih akan melakukan evaluasi lanjutan menggunakan rekaman pertandingan. Proses ini bertujuan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan yang masih perlu diperbaiki sebelum kompetisi internasional berikutnya di Jepang.
- Analisis video untuk melihat pola permainan tim
- Perbaikan aspek offense, defense, dan transisi
- Penyusunan program latihan berbasis temuan evaluasi
"Ketika tampil di Batam Stop ini, anak-anak sudah bermain lumayan dari offense, defense, transisi. Pemahaman taktik dari pelatih juga bisa dijalankan di lapangan," kata Deny.
Hasil evaluasi akan menjadi dasar program latihan yang disiapkan menjelang turnamen selanjutnya. Staf pelatih menargetkan peningkatan konsistensi permainan dan kesiapan mental para pemain.
Target Asian Games 2026
Deny berharap perkembangan yang terjadi dapat berlanjut hingga Asian Games 2026, yang berlangsung di Jepang pada 19 September–4 Oktober. Untuk cabang basket 3x3, kompetisi menggunakan regulasi pemain berusia di bawah 23 tahun.
Dengan jadwal yang semakin dekat, tim fokus memperkuat aspek teknis dan taktik agar dapat bersaing pada level Asia. Proses pembinaan berkelanjutan dinilai kunci untuk mencapai performa terbaik pada ajang multi-nasional tersebut.
Evaluasi menyeluruh dan latihan terstruktur menjadi langkah penting timnas untuk menjaga momentum peningkatan performa menuju pertandingan internasional berikutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Kiandra Ramadhipa Raih Podium di Putaran Akhir Moto3 Junior Misano
Kiandra Ramadhipa finis kedua di Race 2 Moto3 Junior Misano dan menutup musim 2026 di posisi kelima dengan 1...
Persib Rekrut Igor Tolic sebagai Asisten Pelatih
Persib resmi mengganti asisten pelatih Goran Paulic dengan Igor Tolic, rekomendasi Bojan Hodak, diumumkan 2...
Panama Lolos Perempat Final Copa America 2024 usai Tumbangkan Bolivia
Panama melaju ke perempat final Copa America 2024 usai menaklukkan Bolivia 3-1; gol Fajardo, Guerrero, dan Y...
Uruguay Hentikan AS 1-0 dan Melaju ke Perempat Final Copa America
Uruguay menang 1-0 atas AS di Arrowhead dan melaju ke babak delapan besar Copa America lewat gol Mathias Oli...
Goran Paulic Resmi Tinggalkan Persib
Goran Paulic, asisten pelatih asal Kroasia, mengakhiri kerja sama dengan Persib pada 2 Juli 2024 menjelang L...
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...