Kodaeral I Ajak Rapatkan Barisan Berantas Kejahatan di Belawan
Belawan, 18 Mei — Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) Laksamana Muda TNI Deny Septiana SIP MAP mengajak seluruh pihak merapatkan barisan untuk memberantas berbagai bentuk kejahatan di Kota Belawan. Seruan itu disampaikan saat kegiatan Coffee Morning bersama insan media, unsur Forkopimda, dan tokoh masyarakat di Gedung Yos Sudarso Mako Kodaeral I, Senin (18/5).
Seruan cepat dan tindakan bersama
Kodaeral I menegaskan perlunya aksi cepat dan terkoordinasi untuk menciptakan rasa aman di Belawan. Ia menyebut Kodaeral I telah bekerja sama dengan Polres Pelabuhan Belawan dan Pemko Medan melakukan pembersihan terhadap pelaku begal dan tindak kriminal lain.
"Mari kita jadikan Kota Belawan menjadi sesuatu yang sangat berarti. Kita butuh action yang cepat dan tepat untuk menciptakan keamanan di Belawan,"
Dia menambahkan bahwa kerja sama ini bukan sekadar pernyataan. Kodaeral I akan berada di barisan terdepan memberantas kejahatan, kata Laksamana Muda Deny Septiana.
Kesepakatan antarlembaga
Dalam pertemuan itu, Kodaeral I menyatakan telah sepakat dengan Kapolres Pelabuhan Belawan untuk bersama-sama menumpas tindak kriminal. Ia menekankan jangan sampai lagi ada sopir taksi yang takut masuk ke wilayah Belawan.
"Tidak ada kata terlambat, mari sama-sama kita berantas segala bentuk kejahatan di Kota Belawan ini. Kota Belawan sekarang sudah aman."
Tantangan keamanan maritim
Selain persoalan kriminalitas darat, Kodaeral I memaparkan tantangan di wilayah maritim yang semakin kompleks. Isu yang disebut meliputi keamanan pelabuhan dan navigasi, pelanggaran hukum di laut, serta perlindungan ekosistem pesisir.
"Seluruh tantangan tersebut membutuhkan kerja sama dan komunikasi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, pelaku industri maritim, serta masyarakat,"
Menurutnya, tugas menjaga kedaulatan dan kelancaran aktivitas maritim memerlukan sinergi lintas sektoral yang harmonis.
Agenda Coffee Morning dan harapan ke depan
Kegiatan Coffee Morning dikemas informal untuk membuka ruang silaturahmi dan komunikasi. Tujuannya mendengar kendala di lapangan, menyamakan persepsi, dan mendukung kemajuan maritim nasional.
Wali Kota Medan Rico Bayu Putra Waas turut mengajak semua pihak menyatukan persepsi demi kemajuan Belawan. Ia berharap kerjasama antarpemangku kepentingan akan membuka lapangan kerja dan menarik investasi.
"Mari kita satukan persepsi bahwa Kota Belawan ini sangat penting. Belawan tidak boleh tergerus hanya karena kepentingan orang lain,"
Peserta dan penutup
Acara dihadiri unsur maritim, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat. Antara lain hadir Wakil Ketua DPRD Medan, Dirpolairud Polda Sumut, Kapolres Pelabuhan Belawan, Kajari Belawan, Dirut PT Pelindo, KSOP Belawan, serta pejabat Kodaeral I.
- Meningkatkan sinergi keamanan pelabuhan
- Mendukung keselamatan pelayaran
- Mendorong pertumbuhan ekonomi maritim
Pertemuan ini diharapkan mempererat hubungan antarlembaga dan masyarakat sehingga stabilitas keamanan dan keselamatan wilayah maritim Belawan terjaga, sekaligus membuka peluang investasi dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.
Berita Terkait
IAKN Tarutung Lantik 69 Pejabat, Prodi PPG Bidik Akreditasi Unggul
IAKN Tarutung melantik 69 pejabat (8/6) untuk konsolidasi kepemimpinan dan percepatan transformasi menjadi U...
Bobby Nasution Tekankan Mitigasi Ancaman Megathrust di Sumut
Gubsu Bobby Nasution menekankan mitigasi ancaman Megathrust untuk lindungi masyarakat Sumut dan stabilitas d...
Polres Pematangsiantar Musnahkan 77,836 kg Ganja dan 1,122 kg Sabu
Polres Pematangsiantar memusnahkan 77.836,92 gram ganja dan 1.122,69 gram sabu pada 9 Juni sebagai bagian da...
36 Pedagang Minta Perlindungan Presiden, Pemkab Deliserdang Rencanakan Pengosongan Ruko
36 pedagang minta perlindungan Presiden setelah Pemkab Deliserdang rencanakan pengosongan ruko di sekitar De...
PN Medan Tunda Putusan Kasus Suap Proyek Kereta DJKA
PN Medan menunda putusan tiga terdakwa kasus suap proyek kereta Medan–Binjai–Aceh karena hakim belum menyele...
Tirtanadi Minta Maaf, Distribusi Air Terganggu di Medan
Perumda Tirtanadi minta maaf atas gangguan distribusi air di Medan sejak 9 Juni akibat pemadaman listrik; pe...