ICPI Soroti Keterlambatan Pengembangan Wisata Belanja di Indonesia
Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI), Azril Azhari, menyoroti keterlambatan pemerintah dalam mengembangkan potensi wisata belanja di Indonesia meski kunjungan wisatawan mancanegara meningkat.
Potensi pusat belanja yang belum dimaksimalkan
Azril menunjuk Jakarta, Bandung, Bali, serta kawasan-kawasan seperti Tanah Abang dan Thamrin City sebagai lokasi dengan potensi kuat untuk wisata belanja. Pernyataan itu disampaikannya dalam perbincangan dengan RRI Pro 3 pada Rabu, 3 Juni 2026.
Dia menilai momentum kenaikan kunjungan wisman seharusnya dimanfaatkan untuk mengerek pendapatan sektor ritel dan pariwisata.
Promosi pengalaman lewat retailtainment
Menurut Azril, kunci pengembangan adalah menggabungkan konsep belanja dan hiburan atau yang sering disebut retailtainment. Konsep ini dirancang untuk mengubah belanja dari sekadar transaksi menjadi pengalaman pariwisata yang menarik.
"Makanya perlu pengembangan yang namanya retailtainment. Yakni penggabungan konsep belanja (retail) dan hiburan (entertainment) yang memberikan pengalaman unik dan imersif kepada wisatawan,"
"Aktivitas ini mengubah kegiatan belanja dari sekadar transaksi rutin menjadi aktivitas pariwisata yang menyenangkan, penuh estetika, dan interaktif,"
Hiburan tambahan akan membuat wisatawan betah lebih lama sehingga berpotensi meningkatkan spending dan memberi efek domino pada pelaku usaha lokal.
Data kunjungan dan pergeseran pola perjalanan
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara pada April mencapai 1,25 juta kunjungan. Angka ini naik 14,75% dibanding Maret 2026 dan tumbuh 7,22% secara tahunan.
Sementara itu, jumlah perjalanan warga negara Indonesia (WNI) untuk wisata domestik turun signifikan. Secara bulanan perjalanan wisata domestik turun 22,79% menjadi 97,55 juta perjalanan, dan anjlok 24,24% dibanding tahun sebelumnya. Perjalanan WNI ke luar negeri juga merosot 3,49%.
Azril menilai fenomena kenaikan wisman itu terjadi di tengah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, sehingga membuat belanja di Indonesia relatif lebih murah bagi wisatawan asing.
Tantangan dan rekomendasi
Padahal, kata Azril, peningkatan kunjungan harus diiringi strategi untuk menghadirkan pengalaman yang kompetitif dan terintegrasi. Ia mendorong pemerintah dan pelaku usaha ritel untuk berinovasi lewat event, kolaborasi budaya, dan fasilitas yang mendukung konsep retailtainment.
Tanpa langkah konkret, potensi wisata belanja yang sudah terlihat bisa terlewatkan, padahal peluang meningkatkan devisa dan lapangan kerja cukup besar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemkot Selidiki Kematian Harimau Putih Anggun di Semarang Zoo
Pemkot Semarang menyelidiki kematian harimau putih Anggun di Semarang Zoo, menyusul dugaan kesalahan prosedu...
Putri Ariani Meriahkan HAN 2026, KOWANI Tekankan Inklusivitas
Putri Ariani tampil di HAN 2026; KOWANI menyatakan penampilan itu menguatkan inklusivitas dan hak anak untuk...
Komisi VII DPR Dorong Perluasan Pembiayaan untuk Ekonomi Kreatif
Komisi VII DPR mendorong perluasan akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk penambahan kuota d...
Kekerasan Digital terhadap Anak Meningkat, Save the Children Serukan Kolaborasi
Save the Children melaporkan kenaikan kekerasan digital pada anak dan mendorong kolaborasi pemerintah, kelua...
Bappenas Tetapkan Perlindungan Anak Digital sebagai Prioritas Nasional
Bappenas menetapkan perlindungan anak di ruang digital sebagai prioritas nasional, diintegrasikan ke RPJPN,...
FABC: Sinodalitas Jalan Perkuat Misi Gereja di Asia
FABC menegaskan sinodalitas bukan tujuan akhir, melainkan jalan memperkuat misi Gereja di Asia; sidang pleno...