Olahraga

Putri Wardani Terhenti di Perempat Final China Open 2026

Bagikan:
Putri Kusuma Wardani bertanding di China Open 2026

Putri Kusuma Wardani tersingkir pada perempat final China Open 2026 usai kalah dari Tomoka Miyazaki (Jepang) dengan skor 21-16, 11-21, 9-21. Pertandingan berlangsung selama 53 menit di Olympic Sports Center Gymnasium, Tiongkok, Jumat malam, 24 Juli 2026 WIB. Putri menyebut kondisi angin sebagai salah satu faktor penentu kekalahan.

Kronologi pertandingan

Putri memulai laga dengan baik dan merebut gim pertama 21-16. Namun Tomoka bangkit pada gim kedua dan ketiga dengan pola penekanan yang konsisten sehingga membalikkan keadaan.

Dalam pertemuan kedelapan antara keduanya, ini merupakan kekalahan keempat Putri terhadap pemain Jepang tersebut. Setelah kalah pada gim kedua 11-21, Putri tidak mampu lepas dari tekanan di gim ketiga dan menyerah 9-21.

Analisis dan faktor kekalahan

Putri menilai permainan Tomoka tidak jauh berbeda dari pertandingan sebelumnya. Namun ia menyoroti faktor kondisi lapangan, khususnya angin, yang memengaruhi durasi dan arah pukulan sehingga mengganggu ritme permainannya.

"Tetap bersyukur keluar dari lapangan dengan tidak ada cedera apapun. Saya merasa sangat nggak puas mainnya, walaupun gim pertama menang, tapi gim kedua dan ketiga benar-benar tidak memuaskan,"

Dia menambahkan bahwa pukulan-pukulan Tomoka yang panjang dan beberapa netting yang kurang bersih membuatnya kesulitan mengembalikan bola. Menurut Putri, pada gim ketiga Tomoka sejak awal terus menekan sehingga Putri sulit keluar dari tekanan.

Pembelajaran dan rencana ke depan

Meski kecewa, Putri melihat sisi positif dari dua minggu turnamen terakhir. Kemenangan atas Wang Zhi Yi sempat meningkatkan kepercayaan dirinya menjelang perempat final.

"Banyak pelajaran saya ambil selama dua minggu ini. Saya harus belajar menjaga fokus agar tetap prima. Bukan hanya satu pertandingan atau turnamen, tetapi beberapa turnamen beruntun,"

Putri menegaskan fokusnya kini adalah menjaga kondisi fisik dan mental agar tetap stabil ketika menghadapi rangkaian turnamen berikutnya. Kekalahan di China Open menutup peluangnya di ajang ini, namun pengalaman yang didapat jadi modal penting untuk persiapan mendatang.

Ke depan, Putri diperkirakan akan kembali ke latihan dan evaluasi teknis bersama tim pelatih untuk memperbaiki pengelolaan ritme permainan dan adaptasi kondisi lapangan pada turnamen berikutnya.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait