Kemasan UMKM: Menarik, Informatif, dan Sesuai Ketentuan
Pelaku UMKM didorong memperbaiki desain kemasan agar produk lebih mudah dipercaya konsumen dan kompetitif di pasar. Pesan itu disampaikan Made Dwi Kusuma Wijaya, Desainer Layanan Kemasan PLUT KUMKM Buleleng, saat Dialog UMKM Bicara Pro 1 RRI Singaraja, Senin, 3 Agustus 2026, di Studio Pro 1 RRI Singaraja, Jalan Gajah Mada Nomor 144, Singaraja.
Inti pesan: kemasan menentukan keputusan konsumen
Made Dwi menegaskan bahwa kemasan yang baik tidak sekadar menarik secara visual. Kemasan harus informatif sehingga memberi gambaran produk meskipun konsumen belum pernah mencobanya. Hal ini penting agar produk cepat dipercaya dan punya peluang bersaing.
Yang kemasan yang baik itu desainnya informatif. Setidaknya di kemasan itu kita mencantumkan informasi-informasi yang jelas.
Informasi wajib di kemasan
Menurut Made Dwi, ada beberapa elemen informasi yang perlu dicantumkan pada kemasan. Penyajian informasi ini membantu transparansi dan memudahkan konsumen mengambil keputusan.
- Merek dan nama produk
- Tanggal kedaluwarsa dan kode produksi
- Berat bersih
- Saran penyajian dan saran penyimpanan
- Identitas produsen dan perizinan
- Branding Bali bila relevan
Desain yang efektif sekaligus sederhana
Made Dwi menekankan bahwa semua informasi tersebut bisa disajikan dalam desain yang sederhana. Kuncinya adalah pengaturan komposisi elemen yang tepat agar informasi tetap terbaca tanpa mengorbankan estetika.
Itu di desainnya, di desainernya itu harus pandai-pandai mengatur komposisi dari semua hal yang harus ada di kemasan.
Dengan tata letak yang baik, label informatif dan identitas merek dapat tampil harmonis pada ruang kemasan yang terbatas.
Hindari visual yang menyesatkan
Selain mencantumkan informasi, pelaku UMKM diingatkan agar tidak memakai visual atau klaim yang berpotensi menyesatkan. Foto produk pada kemasan sebaiknya menggambarkan kondisi produk yang sebenarnya. Cara ini menjaga ekspektasi konsumen agar sesuai dengan produk yang diterima.
Penutup: implikasi bagi pelaku UMKM
Perbaikan kemasan bukan sekadar soal tampilan. Desain yang informatif dan jujur meningkatkan kepercayaan konsumen, mendukung pemasaran, dan membantu produk bersaing. Pelaku UMKM disarankan bekerja sama dengan desainer atau layanan kemasan untuk menata komposisi informasi dan visual secara profesional.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
IHSG Diperkirakan Melemah, Pasar Cermati Laju Inflasi
IHSG diperkirakan melemah dan menguji level 6.000 di tengah aksi jual asing serta kenaikan inflasi September...
DJP Percepat Pemungutan PPh 22 melalui Empat Lokapasar
DJP mempercepat pemungutan PPh Pasal 22 melalui lokapasar mulai 1 Oktober 2026; empat platform ditunjuk dan...
Dua Wamenkeu Dilantik, Kemenkeu Perkuat Pelaksanaan APBN
Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman dilantik sebagai Wamenkeu pada 1 Okt 2026 untuk memperkuat pelaksana...
Rupiah Turun ke Rp17.966 di Tengah Ketidakpastian AS–Iran
Rupiah melemah 0,40% ke Rp17.966 per dolar pada 1 Okt 2026, terdorong ketidakpastian AS–Iran dan pergeseran...
IHSG Melemah 0,83% ke 6.020 pada Sesi I (1 Okt 2026)
IHSG turun 0,83% ke 6.020,69 pada sesi I (1 Okt 2026), terdorong volatilitas global dan penyesuaian portofol...
Rupiah Kembali Melemah, Analis Waspadai Risiko Tembus Rp18.000
Rupiah melemah ke Rp17.919 per dolar AS pada pembukaan 1 Okt 2026; analis sebut rentan tembus Rp18.000 jika...