Kesehatan

Kemendukbangga Luncurkan Kelas Ayah Idaman Dukung KB Pascapersalinan

Bagikan:
Suasana Kick Off Kelas Ayah Idaman di Auditorium Kemendukbangga/BKKBN

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menggelar Kick Off Kelas Ayah Idaman pada Rabu, 1 Juli 2026, di Auditorium Kemendukbangga/BKKBN. Program ini ditujukan untuk mendorong peran ayah dalam mendukung kesehatan ibu dan keberhasilan pelayanan KB Pascapersalinan (KBPP), serta membentuk keluarga Indonesia yang sehat dan berkualitas.

Tujuan dan konteks peluncuran

Acara ini menjadi langkah awal membangun gerakan ayah yang hadir dan aktif mendampingi proses reproduksi keluarga. Peluncuran sejalan dengan prioritas program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan kebijakan pelayanan KBPP nasional.

Materi utama Kelas Ayah Idaman

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar bagi ayah dan calon ayah. Peserta diberikan informasi praktis tentang kondisi ibu dan peran ayah dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi.

  • Kondisi ibu hamil: perubahan fisik dan emosional serta dukungan ayah
  • Tanda bahaya kehamilan dan peran ayah dalam pencegahan keterlambatan tindakan
  • Manfaat KB Pascapersalinan bagi ibu, ayah, dan keluarga
  • Pilihan metode kontrasepsi dan waktu layanan KBPP
  • Keterampilan mendampingi konseling dan berkomunikasi saat pengambilan keputusan

Kata pejabat terkait

"Kelas Ayah Idaman diharapkan menjadi ruang belajar bagi ayah maupun calon ayah untuk mendapatkan pemahaman yang benar mengenai manfaat KBPP, pilihan metode kontrasepsi, waktu pelayanan, serta cara membangun komunikasi yang baik dengan pasangan," kata Drs. Wahidin, M.Kes., Deputi Bidang Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, mewakili Menteri.

"Kami sangat mengapresiasi inovasi ini, yang dimulai dari salah satu TPMB terbaik di Jawa Timur. Kami berharap IBI terus memotivasi TPMB untuk melibatkan para ayah sejak pra-kehamilan hingga pascapersalinan," ujar Dr. Ade Jubaedah, Ketua Umum Pengurus Pusat IBI.

Skala implementasi: TPMB dan target nasional

Pada 2026, program akan diperluas melalui 1.000 Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) yang tersebar di berbagai daerah. TPMB dipilih karena merupakan fasilitas pelayanan terdekat bagi ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, dan keluarganya.

Kolaborasi dan peserta

Pelaksanaan Kelas Ayah Idaman menggandeng bidan, PKB/PLKB, pemerintah daerah, dan mitra pembangunan keluarga. Kick off dihadiri ayah serta calon ayah dari beragam profesi, termasuk TNI, pemadam kebakaran, Satpol PP, dan komunitas nelayan.

Dampak dan prospek ke depan

Dengan memperkuat peran ayah, Kemendukbangga/BKKBN menargetkan meningkatnya akses informasi benar dan kualitas layanan KBPP. Ke depan, program ini diharapkan menurunkan risiko komplikasi kehamilan dan mempercepat pengambilan keputusan keluarga terkait kesehatan reproduksi.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait