Nasional

Depok Perketat Keamanan setelah Kebakaran di TPA Cipayung

Bagikan:
Petugas Damkar dan DLHK melakukan pengamanan di TPA Cipayung

Pemerintah Kota Depok meningkatkan pengamanan di TPA Cipayung setelah kebakaran pada Kamis, 16 Juli 2026. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) segera menerapkan standar operasional baru bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk mencegah kebakaran berulang.

Langkah pengamanan dan SOP baru

DLHK menegaskan pengawasan diperketat di seluruh kawasan TPA. Kebijakan utama meliputi patroli sepanjang hari, larangan merokok, dan penyiraman tumpukan sampah secara terjadwal. Tujuannya adalah mendeteksi titik api lebih cepat dan mempercepat penanganan sebelum api meluas.

Patroli 24 jam dan aturan larangan merokok

Patroli ditempatkan secara bergantian agar kawasan TPA diawasi 24 jam setiap hari. Aturan larangan merokok diberlakukan bagi petugas, pengemudi truk sampah, pekerja lapangan, dan masyarakat yang beraktivitas di lokasi.

"Patroli selama dua puluh empat jam sudah menjadi bagian dari standar operasional kami untuk mengawasi seluruh kawasan TPA setiap hari. Titik api dapat segera terdeteksi sehingga penanganan berlangsung lebih cepat sebelum kobaran meluas ke area lainnya,"

Keterangan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok, Reni Siti Nuraeni.

Penyiraman rutin dan kerjasama dengan Damkar

DLHK mempercepat jadwal penyiraman pada area tumpukan sampah untuk menjaga kelembapan dan mengurangi risiko kebakaran. Penyiraman kini dilakukan dua kali sehari bekerja sama langsung dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

"Kami meminta petugas pemadam melakukan penyiraman dua kali setiap hari agar kondisi tumpukan sampah tetap lembap sepanjang waktu. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko kebakaran sekaligus memperkuat upaya pencegahan yang telah kami lakukan bersama,"

Menurut DLHK, rencana penyiraman sebenarnya sudah disiapkan melalui koordinasi sebelumnya. Namun kebakaran membuat kebijakan itu dijalankan lebih cepat tanpa menunggu proses koordinasi selesai.

Perbaikan pengelolaan gas metana dan air lindi

Selain langkah operasional jangka pendek, DLHK juga membenahi pengelolaan gas metana dan air lindi dari tumpukan sampah. Perbaikan ini dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan operasional lokasi dan menjaga kualitas lingkungan sekitar TPA dalam jangka panjang.

Kondisi pemadaman saat ini

Petugas pemadam masih melakukan proses pemadaman untuk mencegah api menyebar ke tumpukan lain. Saat dilaporkan, operasi melibatkan beberapa unit kendaraan pemadam serta personel di lokasi.

"Sementara 4 unit mobil pemadam dengan 16 orang personel. Masih proses pemadaman ya, mohon doanya,"

Keterangan dari Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Tessy Haryati.

Penutup

Langkah-langkah yang diambil DLHK dan Damkar diharapkan menurunkan risiko kebakaran berulang di TPA Cipayung. Pemantauan ketat dan kolaborasi antarinstansi menjadi kunci dalam menjaga keselamatan operasional dan lingkungan sekitar TPA.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait