Rumah Kayu Terbakar di Lampreh Aceh Besar, 1 KK Mengungsi
Gampong Lampreh, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar – Sebuah rumah konstruksi kayu milik Asiah, 68, ludes terbakar pada Jumat (17/7). Kebakaran terjadi di area padat penduduk sehingga api cepat membesar dan banyak harta benda tidak sempat diselamatkan. Saat ini keluarga korban satu Kepala Keluarga (5 jiwa) mengungsi ke rumah saudara, dan tidak ada korban jiwa.
Kronologi kebakaran dan penanganan
Operator Pusdalops BPBD Aceh Besar menerima laporan kebakaran pada pukul 16.48 WIB. Petugas Pusdalops segera berkoordinasi dengan Pos Induk dan pos-pos terdekat untuk penanganan di lapangan.
Tim pemadam mengerahkan lima unit armada dengan dukungan 20 personil. Rinciannya tiga unit dari Pos Induk, satu unit dari Pos Peukan Bada, dan satu unit dari Pos Kuba. Setiba di lokasi, petugas melakukan blokade api, pemadaman, dan pendinginan untuk mencegah api merambat ke rumah lain.
Lokasi kebakaran merupakan area padat penduduk, api begitu cepat membesar sehingga harta benda milik korban banyak yang tidak dapat diselamatkan Ridwan Jamil, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar
Upaya pemadaman dibantu oleh TNI, Polri, RAPI Aceh Besar, serta warga setempat. Petugas menyelesaikan proses pemadaman dan pendinginan pada pukul 18.20 WIB.
Penyebab, dampak, dan bantuan
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar menyebutkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Sementara itu, tim logistik BPBD menyiapkan bantuan kemanusiaan untuk korban terdampak.
Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam peristiwa ini, namun kerugian material cukup besar karena konstruksi rumah dari kayu dan lokasi yang rapat memudahkan penyebaran api.
- Korban terdampak: 1 Kepala Keluarga (5 jiwa) mengungsi ke rumah saudara
- Waktu laporan: 16.48 WIB
- Waktu selesai pemadaman: 18.20 WIB
- Penanganan: 5 unit armada dan 20 personil BPBD, didukung TNI, Polri, RAPI, dan warga
Tindak lanjut
BPBD Aceh Besar masih melakukan koordinasi lanjutan dan menunggu hasil pemeriksaan aparat berwenang terkait penyebab kebakaran. Tim logistik akan menyalurkan bantuan dasar bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal sementara.
Warga di sekitar lokasi diimbau tetap waspada dan melaporkan kondisi kebakaran atau potensi bahaya agar penanganan bisa berlangsung cepat dan terkoordinasi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Minyak Nilam Masuk SRG, Aceh Percepat Hilirisasi dan Stabilkan Harga
Kepmendag Nomor 2055/2026 menetapkan minyak nilam masuk SRG; Aceh percepat hilirisasi dan siapkan peluncuran...
Maulid Akbar Kuta Malaka: Santuni 70 Yatim, 2.000 Jamaah
Maulid Akbar di Masjid Samahani, Kuta Malaka, 8 November, memberi santunan kepada 70 anak yatim dan diperkir...
Wakil Ketua DPRD Kritik Camat-Lurah Absen di Sosper Medan
Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen kecewa Camat Medan Timur dan Lurah Pulo Brayan Bengkel absen saat Sosper (...
Polres Sibolga Catat 502 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Toba 2026
Polres Sibolga menertibkan 502 pelanggar dalam Operasi Patuh Toba 2026, dengan 500 teguran dan dua tilang ma...
Warga Tolak Penggabungan SD Negeri 101832 di Pancurbatu
Komite dan orang tua SDN 101832 Pancurbatu menolak penggabungan ke SDN 106820; minta keputusan Dinas Pendidi...
Rico Waas Tampung Aspirasi Warga Tegal Sari III: Drainase & Keamanan
Wali Kota Medan Rico Waas memimpin gotong royong dan Sapa Warga di Tegal Sari III untuk menindaklanjuti kelu...