Kebakaran Anjungan Aceh Singkil di Sabang: Kerugian Diperkirakan Rp165 Juta
Sabang — Kebakaran melanda Rumah Anjungan Aceh Singkil di Komplek Anjungan Rumah Adat Area Sabang Fair, Jr. Kebun Merica, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Kamis (23/7). Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.10 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.05 WIB. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp165 juta.
Kronologi kejadian
Kebakaran bermula saat seorang warga, Gade, melihat titik api di bangunan Anjungan Aceh Singkil pada pukul 16.10 WIB. Ia lalu menghubungi Sulaiman (56), penghuni yang sedang bekerja sebagai tukang bangunan. Istri Sulaiman, Erlinda (55), saat itu sedang keluar rumah untuk membeli makanan.
Setelah mendapat laporan, warga segera mengontak Dinas Pemadam Kebakaran. Dalam waktu singkat, upaya pemadaman dimulai untuk mencegah api merembet ke anjungan lain di kompleks tersebut.
Respons dan penanganan
Sekitar pukul 16.25 WIB tiba dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air milik BPBD. Pemadaman dilakukan bersama personel Polres Sabang dan masyarakat setempat.
Personel kepolisian yang terlibat antara lain Kasat Intelkam AKP Syadli SE, Kasat Reskrim Iptu Irvan MA SH, Kapolsek Sukakarya Ipda Hairul Saleh Ritonga SH, serta petugas lain seperti Ipda Herbin, Ipda Sayuti, dan Bhabinkamtibmas Gampong Kuta Barat Bripka Muammar. Sinergi ini membantu proses pemadaman sehingga api cepat terkendali.
Kerugian dan penyelidikan
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.05 WIB sehingga tidak meluas. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa, namun estimasi kerugian material mencapai Rp165 juta.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Sabang. Petugas akan mendalami asal api untuk menentukan faktor yang menyebabkan kejadian.
Imbauan pihak kepolisian
“Kami mengapresiasi sinergi personel Polres Sabang, Damkar, BPBD, dan masyarakat yang bergerak cepat sehingga api berhasil dipadamkan dan tidak meluas ke bangunan lain. Saat ini penyebab kebakaran masih didalami oleh Satreskrim Polres Sabang. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran dan segera melaporkan apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin,”
Kapolres Sabang AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menyampaikan apresiasi atas kerja cepat semua pihak. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dan respons cepat dari masyarakat bila melihat tanda kebakaran.
Ke depan, hasil penyelidikan Satreskrim akan menentukan langkah hukum atau rekomendasi pencegahan. Sementara itu, pihak berwenang mengimbau masyarakat di sekitar area wisata dan rumah adat untuk memperketat pengawasan dan keselamatan kebakaran.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DKP Aceh Salurkan Ikan Segar di Kuta Cot Glie untuk Tingkatkan Gizi
DKP Aceh menyalurkan bantuan ikan segar di Kuta Cot Glie, Aceh Besar, untuk membantu pemenuhan gizi ibu hami...
Bendungan Irigasi Lamtimpeung Beroperasi, Air untuk 40+ Ha Sawah
Bendungan irigasi di Gampong Lamtimpeung, Aceh Besar, mulai beroperasi 19 September dan mengairi lebih dari...
Aceh Besar Salurkan 3,7 Ton Ikan Segar untuk 350 Keluarga
Aceh Besar salurkan 3,7 ton ikan segar ke 350 penerima di Kuta Baro untuk dukung penanganan stunting dan giz...
Airin Rico Resmikan Gallery Torose, Tenun Karo Melangkah Modern
Airin Rico meresmikan Gallery Torose di Medan (19/9) untuk mempromosikan tenun Karo Uis Karo lewat koleksi e...
Rico Waas Selesaikan KTP dan Janji Perbaikan Drainase di Medan Deli
Wali Kota Medan Rico Waas menyelesaikan KTP warga dan menjanjikan perbaikan jalan serta drainase saat Sapa W...
Bupati Aceh Besar Dukung Kafilah MTQ di Semarang
Bupati Aceh Besar Muharram Idris bertemu kafilah MTQ di Semarang, beri dukungan moral dan uang saku untuk me...