Pemko Medan Perkuat Kesadaran Keamanan SPBE
Medan — Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar sosialisasi edukasi keamanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada Kamis, 17 September. Kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran ASN dan pengelola TI terhadap ancaman digital serta menjaga kelancaran layanan publik.
Acara yang digelar di aula Dinas Kominfo ini dibuka Kepala Dinas Kominfo Arrahmaan Pane melalui Sekretaris Dinas, Budi Hariono. Peserta terdiri atas pejabat dan pengelola teknologi informasi dari sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
Materi dan narasumber
Panitia menghadirkan dua pemateri untuk memperkuat pemahaman teknis dan budaya keamanan. Pemateri pertama adalah akademisi Universitas Potensi Utama, Dr. Budi Triandi, M.Kom. Pemateri kedua adalah Vita Monica Sari, Chief Operating Officer Mitra Multi Manajemen.
Keduanya menekankan bahwa keamanan SPBE tidak cukup mengandalkan perangkat keras dan perangkat lunak. Faktor manusia dan praktik sehari-hari pengguna sistem menjadi kunci utama untuk mencegah insiden.
Praktik sederhana yang ditekankan
Dalam sosialisasi disorot beberapa kebiasaan penting yang meningkatkan ketahanan keamanan informasi. Langkah-langkah itu mudah diterapkan namun berdampak besar jika dijalankan secara konsisten.
- Menjaga kerahasiaan akun dan kata sandi;
- Hindari membuka tautan dan lampiran yang mencurigakan;
- Segera laporkan dugaan insiden keamanan kepada tim terkait;
- Menggunakan perangkat yang dikelola dan terstandarisasi institusi.
Peran perangkat daerah dan ASN
Kominfo menegaskan bahwa keamanan SPBE bukan hanya tanggung jawab Dinas Kominfo. Seluruh perangkat daerah dan ASN memiliki peran sebagai pengguna sekaligus pengelola informasi pemerintahan.
Dengan kolaborasi antar-unit, risiko kebocoran data dan gangguan layanan dapat diminimalkan. Pendekatan ini juga memperkuat akuntabilitas pengelolaan data publik.
Kaitan dengan transformasi digital kota
Peningkatan kemampuan keamanan informasi sejalan dengan arah transformasi digital Pemko Medan. Program menuju Medan Satu Data dan visi Medan BERTUAH membutuhkan ekosistem yang andal dan aman.
Dengan budaya keamanan yang tumbuh di seluruh organisasi, penyelenggaraan SPBE diharapkan lebih andal dan berkelanjutan. Perlindungan data masyarakat menjadi syarat utama untuk meningkatkan kualitas layanan publik ke depan.
Pemko Medan menilai bahwa percepatan digitalisasi harus diimbangi penguatan kapasitas dan perilaku pengguna agar layanan elektronik tidak hanya cepat, tetapi juga aman.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemuda 23 Tahun Ditemukan Tewas di Belakang Rumah di Simalungun
Seorang pemuda 23 tahun, Andika Syahputra, ditemukan tewas telungkup di belakang rumah di Simalungun. Keluar...
WIB Desak APH Periksa Penggunaan Dana TKD Tapsel 2026
WIB Tabagsel mendesak APH periksa Kaban BPKPAD Tapsel terkait dugaan ketidaktransparanan penggunaan Dana TKD...
Medan Jadi Tuan Rumah Asistensi Penataan Komponen Pendukung Pertahanan
Kementerian Pertahanan gelar asistensi penataan sarana, kesehatan, dan pergudangan di Medan untuk siapkan ko...
Terdakwa Judi Slot Dituntut 3 Tahun di PN Medan
Dua operator warnet di Medan dituntut 3 tahun penjara atas kasus judi slot online; jaksa sebut mereka fasili...
Yaqub Didakwa Beri Rp1 Miliar ke Mantan Bupati Langkat
Yaqub Abdhal jalani sidang perdana di PN Medan, didakwa memberi sekitar Rp1 miliar ke mantan Bupati Langkat...
Bupati Batubara Dukung Putri Hijabfluencer dan Miss Youth Sumut
Bupati Batubara mendukung Nabilah dan Keysa ke ajang nasional serta mendorong promosi pariwisata, UMKM, dan...