Lokal

SMAN 1 Samudera Tampilkan Kostum Daur Ulang di Karnaval HUT RI

Bagikan:
Pelajar SMAN 1 Samudera mengenakan kostum daur ulang dari plastik saat karnaval HUT RI

Samudera, Aceh Utara — Sekitar 60 siswa SMAN 1 Samudera ikut karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia, Minggu (16/8). Mereka mengenakan kostum berbahan plastik bekas untuk mengangkat isu lingkungan. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Upacara Kecamatan Samudera dan rute Medan-Banda Aceh kawasan Geudong.

Karnaval HUT ke-81 di Samudera

Karnaval diikuti sekitar 150 siswa dari 36 lembaga pendidikan, mulai PAUD hingga SMA sederajat. Para peserta menampilkan beragam kostum kreasi sekolah masing-masing. Suasana sepanjang rute dipenuhi yel-yel, lagu perjuangan, dan penonton yang antusias.

Kostum daur ulang dan pesan lingkungan

SMAN 1 Samudera menonjol dengan kostum hasil olahan limbah plastik. Pelajar mengolah botol bekas, kantong kresek, dan kemasan plastik menjadi busana dan aksesori kreatif. Kreasi ini membawa pesan pengelolaan sampah yang bijak dan pentingnya menjaga lingkungan.

  • Botol plastik diubah menjadi aksesori dan hiasan
  • Kantong kresek diolah menjadi gaun dan topi
  • Kemasan plastik dimanfaatkan sebagai detail dekoratif

SMAN 1 Samudera merupakan peraih penghargaan Adiwiyata dengan predikat Lingkungan Bersih, Rapi dan Indah tingkat Provinsi Aceh. Oleh karena itu, isu lingkungan menjadi fokus utama tampilan mereka.

Partisipasi sekolah dan rangkaian penampilan

Selain kostum daur ulang, pelajar juga menampilkan pakaian adat nusantara, seragam profesi, serta drumband. Penampilan ini menambah kemeriahan acara dan menarik perhatian warga sepanjang rute karnaval.

"Kami ingin menampilkan sesuatu yang berbeda dan memiliki nilai edukasi. Kostum dari bahan daur ulang ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, sekaligus ajang unjuk kreativitas pelajar," kata Nur Asyura, salah satu peserta.

"Alhamdulillah, partisipasi dan minat pelajar SMAN 1 Samudera dalam karnaval tahun ini sangat tinggi. Kegiatan berjalan sangat semarak dan tertib," ujar Kepala SMAN 1 Samudera, Drs. Zulkiram, M.S.M.

Makna kegiatan dan harapan ke depan

Pihak sekolah menilai karnaval bukan sekadar tontonan, melainkan media pendidikan nilai kebangsaan dan lingkungan. Kegiatan tahunan ini diharapkan menumbuhkan nasionalisme dan mendorong siswa berkontribusi positif bagi masyarakat.

Dengan menggabungkan kreativitas dan pesan lingkungan, SMAN 1 Samudera memberi contoh konkret bagaimana seni dan pendidikan bisa mendorong perubahan perilaku terhadap sampah plastik.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait