Program Kampung Bahari Naikkan Penghasilan Warga Batam Rp68,45 Juta
Program Kampung Bahari Si Pelaut meningkatkan pendapatan warga Kampung Tua Terih hingga Rp68,45 juta dan menaikkan rata-rata penghasilan anggota sebesar sekitar 40%. Data pemberdayaan ekonomi lokal itu dirilis pada Minggu, 9 Agustus 2026 oleh pihak pelaksana program. Kegiatan pembinaan menyasar nelayan, kelompok perempuan, serta pelaku UMKM di pesisir Batam.
Angka dan capaian utama
Perhitungan peningkatan dimulai dari nilai awal usaha yang tercatat sebesar Rp27,56 juta. Setelah intervensi, pendapatan komunitas terukur melonjak hingga mencapai angka yang disebutkan. Selain peningkatan pendapatan, program juga mencatat penurunan durasi pemeliharaan ikan berkat inovasi teknis.
Bantuan langsung dan pendampingan
Pada kunjungan lapangan Rabu, 5 Agustus, manajemen menyerahkan bantuan bibit ikan dan mendampingi proses produksi. Sebanyak 1.000 bibit ikan kakap dan 500 bibit ikan nila diberikan kepada warga sebagai bagian dari program percontohan pembudidayaan.
"Apa yang dikembangkan di sini menunjukkan bahwa dukungan yang diberikan dapat dimanfaatkan menjadi kegiatan produktif, sarana edukasi, sekaligus produk yang memiliki nilai tambah," kata Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso.
Peningkatan kapasitas UMKM
Pendampingan tidak hanya memberi modal bibit, tetapi juga pelatihan produksi dan pemasaran. Ketua Poklahsar Sukses Bersama, Dian, menyebut kelompok kini memproduksi enam olahan pangan dan berhasil menembus pasar internasional.
"Dulu kami hanya UMKM kecil. Setelah mendapat pendampingan, kami dibekali pengetahuan tentang produksi yang higienis, manajemen keuangan, branding, dan pemasaran digital," ujar Dian.
Inovasi budidaya dan akses pasar
Metode budidaya yang diterapkan memangkas masa pemeliharaan ikan dari sekitar 240 hari menjadi mendekati 120 hari. Pengurangan waktu ini meningkatkan frekuensi panen dan perputaran modal bagi petambak setempat.
"Dengan adanya pembinaan, kami dapat membudidayakan ikan hingga ratusan bahkan ribuan ekor. Saat panen, pembeli datang langsung ke kampung dan ikut membeli hasil tangkapan masyarakat lainnya," kata Seno, Ketua KUB Terihindo Jaya Lestari.
Dampak lingkungan dan pengelolaan sampah
Program kawasan bahari juga memasukkan agenda pelestarian lingkungan. Pencatatan menunjukkan pengelolaan sampah mencapai 35,24 ton per tahun. Selain itu, rehabilitasi pesisir dilakukan melalui penanaman 1.000 bibit mangrove.
"Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus mengembangkan program pemberdayaan yang berangkat dari potensi lokal di sekitar wilayah operasi perusahaan," ujar VP Corporate Communication, Kitty Andhora.
Upaya lingkungan tercatat mampu mengurangi emisi sekitar 113,5 ton CO2-ekivalen per tahun. Pencapaian ini memperlihatkan sinergi antara peningkatan ekonomi lokal dan perlindungan lingkungan.
Prospek dan harapan
Para pelaku usaha berharap pendampingan berlanjut agar manfaat dapat meluas ke warga lain di kampung pesisir. Pihak pengelola menegaskan komitmen untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui dukungan teknis dan akses pasar.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
KAI Amankan 14.890 Barang Temuan Senilai Rp10,84 Miliar
KAI mengamankan 14.890 barang temuan senilai Rp10,84 miliar pada Januari–Juli 2026; 7.066 barang telah dikem...
KAI Bangun Rumah Singgah Berarsitektur Limas di Sumatra
KAI menyediakan rumah singgah bergaya Rumah Limas di Sumatra untuk memberi tempat istirahat aman bagi petuga...
BEI: Jumlah Investor Tembus 30 Juta SID, IHSG Menguat 2,78%
BEI mencatat 30.274.265 SID pada 7 Agustus 2026; IHSG menguat 2,78% dan aktivitas perdagangan meningkat sign...
Dosen UNJ Latih Visualisasi Produk untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM
Dosen FPsi UNJ melatih 15 pelaku UMKM di Pondok Bambu untuk memperkuat visual produk dan meningkatkan pemasa...
Harga Emas Antam Naik Rp40 Ribu, Tembus Rp2,69 Juta/gram
Harga emas Antam naik Rp40.000 jadi Rp2.690.000/gram; buyback dipatok Rp2.511.000 per gram pada 8 Agustus 20...
Indonesia Dorong Pembiayaan UMKM dan Perkuat Kerja Sama BRICS
Indonesia mendorong perluasan pembiayaan UMKM dan penguatan rantai nilai melalui kerja sama BRICS, diusulkan...