DPRD Medan Kecewa, Kadishub Absen Saat RDP Proyek BRT
Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, menyatakan kecewa karena Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Irsan Idris Nasution, tidak hadir dalam Rapat Dengar Pendapat pembahasan proyek Bus Rapid Transit pada Senin, 8 Juni di Gedung DPRD Medan. Paul menilai kehadiran Dishub penting untuk menjelaskan alokasi anggaran dan tanggung jawab Kota Medan terhadap kelanjutan proyek.
Absennya Kadishub Ganggu Pembahasan
Ketidakhadiran Kepala Dinas Perhubungan membuat jalannya RDP yang dipimpin Paul tidak maksimal. Sejumlah pertanyaan anggota dewan tentang anggaran pendamping dari APBD Kota Medan untuk proyek BRT belum mendapat jawaban memadai.
Kita khawatir, proyek BRT ini senilai Rp1,9 triliun dari Kementerian. Tetapi kan banyak yang harus dibenahi serta kelanjutan proyek ini. Kita tidak setuju jika proyek BRT ini nanti menjadi beban Pemko Medan,
Paul juga mengungkapkan kekecewaan karena DPRD tidak dilibatkan dalam sosialisasi proyek. Menurutnya, DPRD baru tahu setelah ada pekerjaan di lapangan dan kemudian mendapat pertanyaan dari warga.
Pertanyaan soal Anggaran dan Dampak pada Warga
Anggota Komisi IV, Renville P Napitupulu, menyoroti tidak adanya penjelasan resmi mengenai alokasi APBD untuk pembebasan lahan dan kompensasi bagi pelaku UMKM terdampak. Ia menyebut informasi tentang kompensasi untuk warga yang beredar perlu klarifikasi.
Mana Kepala Dishub Medan, saya dengar ada sekitar Rp340 juta untuk warga terdampak BRT. Bahkan ada kompensasi ganti rugi bangunan. Gimana kebenarannya,
Absennya pihak Dishub membuat pertanyaan teknis dan anggaran seperti ini belum terselesaikan dalam forum DPRD.
Pemaparan BPTD dan Pihak Terkait
Dalam RDP, perwakilan Balai Pengelola Transportasi Darat Sumatera Utara, Candra, mewakili Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Ia memaparkan bahwa proyek BRT senilai Rp1,9 triliun dimaksudkan untuk pengembangan sistem transportasi kawasan Mebidang yang meliputi Medan, Binjai, dan Deliserdang.
Rapat dihadiri anggota DPRD seperti Jusuf Ginting, Datuk Iskandar Muda, Zulham Efendi, Renville P Napitupulu, dan Lailatul Badri. Hadir pula perwakilan Dinas Perhubungan Kota Medan, Dinas SDABMBK, Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, serta BPTD Kementerian Perhubungan.
- Jusuf Ginting
- Datuk Iskandar Muda
- Zulham Efendi
- Renville P Napitupulu
- Lailatul Badri
- Perwakilan Dinas terkait dan BPTD Kemenhub
Tuntutan DPRD dan Langkah Selanjutnya
Paul menegaskan kembali bahwa Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan seharusnya hadir dalam pembahasan proyek strategis ini. Ia meminta agar Dishub menunjukkan keseriusan dan menghadiri pembahasan lanjutan supaya semua aspek teknis dan anggaran bisa dikaji matang.
Kadisnya mana, diundang kok tidak hadir. Jangan main-main. Tampaknya Dishub Medan tidak serius. Ini program jangka panjang harus dikaji secara matang,
RDP ditutup dengan catatan bahwa pihak-pihak yang belum memberi keterangan diminta hadir pada pertemuan berikutnya untuk menjawab pertanyaan seputar dampak sosial dan pembiayaan proyek.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Pematangsiantar Amankan Distribusi BBM di SPBU, Stok Terpantau Cukup
Polres Pematangsiantar mengamankan distribusi BBM di SPBU pada 25 Juli 2026; pantauan menunjukkan antrean te...
14 Dai dan Daiyah Angkatan XII ADI Aceh Dikukuhkan
ADI Aceh kukuhkan 14 dai dan daiyah Angkatan XII pada 26 Juli 2026; 12 meraih Cumlaude dan lulusan akan mela...
Wagub Aceh Dek Fadh Takziah ke Rumah Duka Hj. Nurasyiah di Pidie
Wagub Aceh Fadhlullah bersama istri takziah ke rumah duka Hj. Nurasyiah di Pidie pada seunujoh hari ketujuh,...
GANNAS Minta Regulasi Daerah Diperkuat untuk Tekan Narkoba di Sumut
Ketua DPW GANNAS Sumut minta regulasi daerah diperkuat untuk tekan peredaran narkoba, termasuk edukasi sejak...
Polisi Tapanuli Tengah Tangkap Pelaku Curanmor Saat Akan Jual Motor
Satreskrim Polres Tapanuli Tengah menangkap AS (20) yang diduga hendak menjual motor curian, setelah motor H...
Polrestabes Medan Tangkap Mahasiswa Pengedar Vape Getar
Polrestabes Medan menangkap mahasiswa MZ (21) dan menyita 488 bungkus Vape Getar merek Squid Game setelah me...