Politik

Ahok: Kader PDIP Madiun Harus Turun dan Dampingi Rakyat

Bagikan:
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat kunjungan ke Kantor DPC PDIP Kota Madiun

MADIUN, 18 Agustus 2026 — Ketua Bidang Perekonomian DPP PDI Perjuangan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, meminta kader PDIP Kota Madiun untuk menghadirkan kehadiran nyata di tengah masyarakat, bukan hanya muncul saat membutuhkan dukungan politik. Pesan disampaikan saat kunjungan Ahok ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun usai seminar di Kampus Widya Yuwana.

Kunjungan dan pesan utama

Ahok menekankan bahwa modal perjuangan kader adalah berada dekat dengan rakyat, memahami keluhan, serta mencari solusi nyata. Ia mengingatkan agar kader tidak bersikap transaksional dan sekadar hadir pada momen politik.

"Modal juang kita, tiap kader harus turun menyapa rakyat. Menangis dan tertawa bersama rakyat. Dengarkan apa keluhan dan jeritan mereka, kemudian kita carikan solusinya,"

Menurut Ahok, kepekaan terhadap masalah harian warga menjadi tolok ukur keberpihakan partai. Ia mendorong kader untuk aktif mendampingi kelompok yang membutuhkan, termasuk basis kaum marhaen.

Respons DPC Kota Madiun

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi, menyambut baik arahan Ahok dan berharap hubungan antara pimpinan pusat dan basis daerah semakin kuat. Ia menegaskan komitmen DPC untuk menerjemahkan program perjuangan partai ke dalam tindakan nyata di lapangan.

"Pak Ahok kami harapkan siap membantu menjembatani untuk mencari solusi apabila ada keluhan, bahkan jeritan dari basis kaum Marhaen,"

Sutardi juga menekankan bahwa kerja politik harus konkret, bukan sekadar wacana di ruang struktural. Menurutnya, kehadiran kader di tengah rakyat menjadi ukuran keberhasilan kerja politik kerakyatan.

Makna politik kerakyatan dan langkah ke depan

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa esensi politik PDIP adalah keberpihakan terhadap rakyat. Kehadiran fisik, empati, dan upaya penyelesaian masalah dianggap sebagai implementasi nilai partai di akar rumput.

Ke depan, PDIP Kota Madiun diharapkan memperkuat program pendampingan masyarakat dan mempererat koordinasi dengan pimpinan pusat. Sinergi itu dinilai penting agar aspirasi warga dapat tersalurkan dan ditindaklanjuti secara konkret.

Kunjungan Ahok menegaskan pesan sederhana namun tegas: kader harus hadir dan bekerja untuk kepentingan rakyat sebagai wujud nyata dari politik kerakyatan.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait