Lokal

Kabut Asap Medan: DPRD Desak Pembagian Masker dan Edukasi

Bagikan:
Warga memakai masker menghadapi kabut asap di Medan

Medan, Anggota Komisi E DPRD Sumatera Utara, Hendra Cipta, mendesak pemerintah segera bertindak menyusul kabut asap yang menyelimuti Kota Medan dan daerah sekitarnya pada Rabu (14/10). Ia menilai langkah praktis seperti sosialisasi bahaya kabut asap dan pembagian masker harus dilakukan sekarang untuk melindungi kesehatan warga.

Ancaman kesehatan dan imbauan segera

Kabut asap dinilai berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan dan kelompok sensitif terhadap gangguan pernapasan. Hendra mengingatkan warga menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar saat kualitas udara menurun.

Masyarakat harus menjaga kesehatan dan melindungi diri dari paparan asap. Kalau beraktivitas di luar ruangan, terutama di tempat yang kondisi udaranya kurang baik, sebaiknya menggunakan masker untuk mengurangi paparan partikel yang dapat mengganggu pernapasan

Ia menegaskan pemerintah tidak boleh menunggu kondisi memburuk sebelum bertindak. Tindakan proaktif diperlukan agar dampak kesehatan dapat diminimalkan.

Sosialisasi massif dan koordinasi instansi

Hendra meminta instansi terkait memperluas sosialisasi mengenai dampak asap dan langkah pencegahan. Informasi, katanya, perlu disebarluaskan melalui media massa, portal berita, media sosial, dan edukasi langsung di lingkungan masyarakat.

Jangan sampai masyarakat tidak mengetahui apa yang harus dilakukan ketika kabut asap menyelimuti daerah mereka. Pemerintah harus aktif memberikan informasi dan sosialisasi secara luas mengenai dampak asap terhadap kesehatan serta cara melindungi diri

Ia juga mendorong koordinasi antara lembaga kebencanaan dan kesehatan, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan perangkat daerah, agar pesan yang disampaikan mudah dipahami dan cepat menjangkau publik.

Pembagian masker dan edukasi pemakaian

Selain imbauan, Hendra menekankan pentingnya pemerintah menyediakan masker secara langsung. Ia menilai tidak semua warga sadar atau mampu menyediakan masker sendiri.

Jangan hanya mengimbau masyarakat untuk memakai masker, tetapi pemerintah juga perlu memikirkan bagaimana masker itu bisa tersedia dan mudah didapatkan. Kalau kondisi asap semakin parah, pembagian masker harus segera dilakukan

Menurutnya, jenis masker yang dibagikan harus sesuai kebutuhan perlindungan terhadap partikel asap. Pembagian sebaiknya terarah, memprioritaskan lokasi terdampak dan kelompok rentan, serta disertai edukasi cara memakai masker yang benar.

Hendra menutup dengan harapan agar pemerintah daerah dan instansi terkait terus memantau perkembangan kabut asap. Warga diimbau mengurangi aktivitas luar ruang, memakai masker yang sesuai, dan segera mencari bantuan medis jika mengalami keluhan pernapasan atau iritasi yang tak membaik.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait