Kabut Asap Ancam Ibu Hamil, Video Bupati Viral, Rutan Gagalkan Sabu
Medan — Tiga peristiwa menonjol terjadi di Sumatera Utara: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sumut memperingatkan bahaya kabut asap bagi ibu hamil dan janin, sebuah video Bupati Deliserdang yang diduga bercanda tentang gaji Rp10 juta menjadi viral, dan petugas Rutan Kelas I Medan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika pada Sabtu (17/10).
IDAI Sumut: Kabut asap dan ancaman bagi kehamilan
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan kini menjadi perhatian serius tenaga medis di Sumut. Ketua IDAI Cabang Sumut, dr. Rizky Adriansyah, M.Ked(Ped), Sp.A, Subsp.Kardio(K), menyoroti pentingnya perlindungan terhadap ibu hamil dari polusi udara.
Ia mengingatkan bahwa partikel halus PM2.5 yang terkandung dalam asap karhutla perlu diwaspadai. Ancaman ini dinilai khusus berisiko pada masa awal kehamilan dan dapat memengaruhi perkembangan janin.
Penekanan IDAI menyorot perlunya upaya mitigasi paparan, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil. Masyarakat diminta mengikuti imbauan kesehatan setempat saat kualitas udara menurun.
Video Bupati Deliserdang viral soal gaji
Sebuah video yang menampilkan Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, beredar luas di media sosial. Dalam video itu, yang diduga merupakan narasi bercanda mengenai gaji Rp10 juta kepada pencari kerja, menuai komentar negatif dari warganet.
Reaksi publik terhadap video tersebut memicu perdebatan mengenai etika pejabat dalam menghadapi pengangguran dan pencari kerja. Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi yang dicantumkan dalam laporan awal terkait kejadian ini.
Rutan Kelas I Medan gagalkan penyelundupan narkotika
Petugas Rutan Kelas I Medan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika melalui layanan kunjungan pada Sabtu (17/10). Seorang pengunjung wanita berinisial ES kedapatan membawa barang terlarang saat memeriksa badan dan barang bawaannya.
Dalam pemeriksaan ditemukan dua paket yang diduga sabu serta tiga butir pil yang diduga ekstasi (inex). ES hendak mengunjungi suaminya, yang merupakan warga binaan di rutan tersebut.
Temuan itu mengingatkan pentingnya pengawasan ketat pada layanan kunjungan dan prosedur pemeriksaan di lembaga pemasyarakatan.
Perkembangan ketiga peristiwa ini menunjukkan beragam tantangan yang dihadapi Sumatera Utara. Dari isu kesehatan akibat karhutla, hingga masalah etika publik dan keamanan lembaga pemasyarakatan, perhatian pihak berwenang dan masyarakat tetap diperlukan untuk merespons dampak yang muncul.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Evaluasi Operasi Modifikasi Cuaca Sumut Didesak: Efektivitas dan Anggaran
Pengamat minta evaluasi terbuka operasi modifikasi cuaca Sumut untuk menilai efektivitas, anggaran, dan data...
Tia Ayu Sosialisasikan Perda Pengelolaan Sampah di Medan
Anggota DPRD Tia Ayu sosialisasikan Perda Nomor 7 Tahun 2024 tentang pengelolaan sampah di dua lokasi Medan,...
Haul ke-17 Tuan Guru Batak dan Peresmian Rumah Tahfiz di Simalungun
Bupati Simalungun hadir pada Haul ke-17 Tuan Guru Batak dan meresmikan Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an H. Dr....
Simalungun Tinjau Jalan Rusak Raja Maligas, Usulan Masuk IJD
Pemkab Simalungun meninjau jalan rusak di Raja Maligas I (16/10/2026); perbaikan diupayakan lewat usulan ke...
Wabup Madina Minta Polisi Gencarkan Operasi Narkoba Lewat Vape
Wabup Madina minta Polres intensifkan operasi peredaran narkoba yang disamarkan lewat vape setelah pengungka...
Polres Labuhanbatu Gelar Operasi Sarang Narkoba, 2 Orang Diamankan
Polres Labuhanbatu gelar Operasi Sarang Narkoba (17/10), amankan 2 pria dan bukti sabu 20,36 gram di Lingkun...